alexametrics
23.7 C
Madiun
Saturday, May 21, 2022

Cabuli Saudara, lalu Kabur ke Lampung

MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – P, 35, memang tak punya hati. Pria asal Kecamatan Magetan itu tega mencabuli kerabat perempuannya yang masih di bawah umur. Kamboja, 16, nama samaran saudaranya, itu juga sempat dipukuli. ‘’Pelaku masuk kamar korban sudah tidak memakai celana,’’ kata Kasatreskrim Polres Magetan Iptu Rudy Hidajanto, Kamis (9/12).

P melancarkan aksi cabul terhadap Kamboja pada Senin, 13 September lalu. Hari itu korban hanya bersama neneknya di rumah. Sementara sang ibu sedang pergi. Seolah tak punya malu, P masuk kamar Kamboja tanpa mengenakan celana.

Kamboja yang terkejut langsung berteriak sekeras mungkin. Untuk membuat korbannya tak berdaya, P memukulinya menggunakan kayu yang ada di kamar tersebut. ‘’Takut orang mendengar, pelaku menutup mulut korban dan memukulnya,’’ terang Rudy.

Baca Juga :  Jadi Tulang Punggung Keluarga, Mbah Sawit Dapat Bantuan dari Rapi Elektronik

Puas beraksi, dua hari berselang P kabur ke Lampung. Kamboja baru berani bercerita kepada sang ibu beberapa hari usai kejadian. Ibunya langsung melapor polisi. Polisi dalam waktu cepat berhasil meringkus P di Lampung. Dia dijerat pasal 80 UU 35/2014. ‘’Pelaku terancam hukuman maksimal enam tahun penjara,’’ kata Rudy. (mg5/c1/naz/her)

MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – P, 35, memang tak punya hati. Pria asal Kecamatan Magetan itu tega mencabuli kerabat perempuannya yang masih di bawah umur. Kamboja, 16, nama samaran saudaranya, itu juga sempat dipukuli. ‘’Pelaku masuk kamar korban sudah tidak memakai celana,’’ kata Kasatreskrim Polres Magetan Iptu Rudy Hidajanto, Kamis (9/12).

P melancarkan aksi cabul terhadap Kamboja pada Senin, 13 September lalu. Hari itu korban hanya bersama neneknya di rumah. Sementara sang ibu sedang pergi. Seolah tak punya malu, P masuk kamar Kamboja tanpa mengenakan celana.

Kamboja yang terkejut langsung berteriak sekeras mungkin. Untuk membuat korbannya tak berdaya, P memukulinya menggunakan kayu yang ada di kamar tersebut. ‘’Takut orang mendengar, pelaku menutup mulut korban dan memukulnya,’’ terang Rudy.

Baca Juga :  Talut Kali Gandong Retak, DRPD Magetan Menduga Ada Kesalahan Konstruksi

Puas beraksi, dua hari berselang P kabur ke Lampung. Kamboja baru berani bercerita kepada sang ibu beberapa hari usai kejadian. Ibunya langsung melapor polisi. Polisi dalam waktu cepat berhasil meringkus P di Lampung. Dia dijerat pasal 80 UU 35/2014. ‘’Pelaku terancam hukuman maksimal enam tahun penjara,’’ kata Rudy. (mg5/c1/naz/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/