alexametrics
24.3 C
Madiun
Tuesday, July 5, 2022

Pencuri Perhiasan Tertangkap di Bendungan

PONOROGO – Polsek Sooko mengakhiri pelarian Wahono, Rabu malam lalu (13/2). Warga Jurug, Sooko, itu ditangkap lantaran mencuri sejumlah perhiasan milik tetangganya. Pada 6 Februari lalu, dia menyatroni rumah tetangganya, Diyah Nunung, 36. Hari itu, sama seperti hari-hari lainnya, Diyah tidak mengutak-atik perhiasan di kotak penyimpanannya. Kotak itu juga dia simpan di dalam lemari kamar tidurnya. Sekitar pukul 20.00, Diyah pergi. Ternyata, dia lalai mengunci pintu loteng rumahnya. Ketika pulang sekitar pukul 21.30, Diyah mendapati perhiasan miliknya telah raib. Nilai kerugiannya ditaksir Rp 6,2 juta. ‘’Dia kami tangkap di rumah kerabatnya di Bendungan, Trenggalek,’’ kata Kapolsek Sooko AKP Ngadiman kemarin (14/2).

Dari olah TKP, polisi mendapati pintu kamar Diyah tempat menyimpan perhiasan terbuka, namun tidak ada kerusakan. Batang pohon tak jauh dari rumah diduga kuat digunakan sebagai pijakan untuk masuk ke rumah. ‘’Lemari tempat penyimpanan perhiasan juga tidak terkunci,’’ tambah Ngadiman.

Baca Juga :  Kenal Lebih Dekat Obrok Sakti Kota Reog

Polisi lantas melakukan pencarian. Setelah dilacak, rupanya diketahui bahwa Wahono bersembunyi di rumah kerabatnya di Bendungan, Trenggalek. Sempat berusaha kabur, namun Wahono berhasil diamankan aparat kepolisian yang di-back up polsek setempat. ‘’Sempat berusaha melarikan diri saat kami intai di rumah kerabatnya,’’ sebut kapolsek.

Ketika diinterogasi, Wahono mengakui seluruh perbuatannya. Dia juga mengakui caranya menggarong perhiasan dengan merangsek melalui loteng rumah. Pun, mengaku kerap berpindah-pindah tempat sembunyi guna menghindari kejaran polisi. ‘’Seluruh barang bukti perhiasan yang dicuri belum terjual. Semuanya berhasil kami amankan,’’ jelasnya. (naz/c1/fin)

PONOROGO – Polsek Sooko mengakhiri pelarian Wahono, Rabu malam lalu (13/2). Warga Jurug, Sooko, itu ditangkap lantaran mencuri sejumlah perhiasan milik tetangganya. Pada 6 Februari lalu, dia menyatroni rumah tetangganya, Diyah Nunung, 36. Hari itu, sama seperti hari-hari lainnya, Diyah tidak mengutak-atik perhiasan di kotak penyimpanannya. Kotak itu juga dia simpan di dalam lemari kamar tidurnya. Sekitar pukul 20.00, Diyah pergi. Ternyata, dia lalai mengunci pintu loteng rumahnya. Ketika pulang sekitar pukul 21.30, Diyah mendapati perhiasan miliknya telah raib. Nilai kerugiannya ditaksir Rp 6,2 juta. ‘’Dia kami tangkap di rumah kerabatnya di Bendungan, Trenggalek,’’ kata Kapolsek Sooko AKP Ngadiman kemarin (14/2).

Dari olah TKP, polisi mendapati pintu kamar Diyah tempat menyimpan perhiasan terbuka, namun tidak ada kerusakan. Batang pohon tak jauh dari rumah diduga kuat digunakan sebagai pijakan untuk masuk ke rumah. ‘’Lemari tempat penyimpanan perhiasan juga tidak terkunci,’’ tambah Ngadiman.

Baca Juga :  Nenek 89 Tahun Hangus Terbakar di Ladang

Polisi lantas melakukan pencarian. Setelah dilacak, rupanya diketahui bahwa Wahono bersembunyi di rumah kerabatnya di Bendungan, Trenggalek. Sempat berusaha kabur, namun Wahono berhasil diamankan aparat kepolisian yang di-back up polsek setempat. ‘’Sempat berusaha melarikan diri saat kami intai di rumah kerabatnya,’’ sebut kapolsek.

Ketika diinterogasi, Wahono mengakui seluruh perbuatannya. Dia juga mengakui caranya menggarong perhiasan dengan merangsek melalui loteng rumah. Pun, mengaku kerap berpindah-pindah tempat sembunyi guna menghindari kejaran polisi. ‘’Seluruh barang bukti perhiasan yang dicuri belum terjual. Semuanya berhasil kami amankan,’’ jelasnya. (naz/c1/fin)

Most Read

Artikel Terbaru

/