alexametrics
27.8 C
Madiun
Wednesday, July 6, 2022

BNNP Jatim Bekuk Desersi Polda PMJ yang Edarkan Narkoba

MADIUN – Peredaran narkoba jaringan lapas diberedel. Fajar Budianto dan Ariyanti, kekasihnya dicokok petugas BNN Provinsi Jatim setelah ketahuan membawa total 65 gram sabu-sabu (SS), 30 butir ekstasi, dan 10,98 gram ganja pada Jumat (26/4). Mereka jadi kaki tangan napi Lapas Klas I Madiun.

Berdasar hasil pemeriksaan awal, BNNP Jatim mendapati pola pengiriman barang haram itu bersumber dari Surabaya. Modusnya dengan melalui komunikasi lewat media sosial (medsos). Kemudian, jaringan napi yang ada dalam Lapas menghubungi kurir untuk mengambil barang kiriman itu di suatu tempat.

Kabid Pemberantasan BNNP Jatim AKBP Wisnu Chandra mengatakan, pelaku ditangkap saat dalam perjalanan menggunakan sepeda motor menuju ke lokasi transaksi di Jalan Basuki Rahmat. Persisnya di dekat Terminal Purboyo, Madiun. ‘’Pelaku merupakan desersi (pecatan) anggota Polda Metro Jaya,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Hina Maidi, Akun FB Dilaporkan Polisi

Dari penangkapan tersebut, kemudian petugas bergerak menuju ke tempat kos pelaku di Jalan Sri Jaya, Kelurahan Rejomulyo, Kartoharjo. Di tempat penginapan itu, petugas mendapati Ariyanti asal Semarang yang merupakan kekasih pelaku serta alat hisap bong bekas pakai. ‘’Jaringan ini wilayah operasinya di Madiun,’’ ungkap Wisnu.

Diakuinya, jaringan ini dikendalikan oleh seorang napi dari dalam Lapas Klas I Madiun. Pun, lembaga antimadat itu juga sudah mengantongi identitas napi tersebut. ‘’Untuk proses penyidikan lebih lanjut, kami akan bekerjasama dengan Kanwil Kemenkumham Jatim,’’ terangnya. (her)

MADIUN – Peredaran narkoba jaringan lapas diberedel. Fajar Budianto dan Ariyanti, kekasihnya dicokok petugas BNN Provinsi Jatim setelah ketahuan membawa total 65 gram sabu-sabu (SS), 30 butir ekstasi, dan 10,98 gram ganja pada Jumat (26/4). Mereka jadi kaki tangan napi Lapas Klas I Madiun.

Berdasar hasil pemeriksaan awal, BNNP Jatim mendapati pola pengiriman barang haram itu bersumber dari Surabaya. Modusnya dengan melalui komunikasi lewat media sosial (medsos). Kemudian, jaringan napi yang ada dalam Lapas menghubungi kurir untuk mengambil barang kiriman itu di suatu tempat.

Kabid Pemberantasan BNNP Jatim AKBP Wisnu Chandra mengatakan, pelaku ditangkap saat dalam perjalanan menggunakan sepeda motor menuju ke lokasi transaksi di Jalan Basuki Rahmat. Persisnya di dekat Terminal Purboyo, Madiun. ‘’Pelaku merupakan desersi (pecatan) anggota Polda Metro Jaya,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Mayat di Bengawan Siswa MTsN 5 Mejayan

Dari penangkapan tersebut, kemudian petugas bergerak menuju ke tempat kos pelaku di Jalan Sri Jaya, Kelurahan Rejomulyo, Kartoharjo. Di tempat penginapan itu, petugas mendapati Ariyanti asal Semarang yang merupakan kekasih pelaku serta alat hisap bong bekas pakai. ‘’Jaringan ini wilayah operasinya di Madiun,’’ ungkap Wisnu.

Diakuinya, jaringan ini dikendalikan oleh seorang napi dari dalam Lapas Klas I Madiun. Pun, lembaga antimadat itu juga sudah mengantongi identitas napi tersebut. ‘’Untuk proses penyidikan lebih lanjut, kami akan bekerjasama dengan Kanwil Kemenkumham Jatim,’’ terangnya. (her)

Most Read

Artikel Terbaru

/