alexametrics
30.1 C
Madiun
Sunday, May 22, 2022

Sopir Mengantuk, Sambar Empat Mobil Parkir di Magetan

MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – Nyawa dua relawan penanggulangan bencana erupsi Gunung Semeru asal Surakarta ini masih disayang Tuhan. Mereka selamat dari maut usai terlibat kecelakaan lalu lintas (laka lantas) beruntun di Jalan Raya Kawedanan-Lembeyan kemarin (14/12). Lima kendaraan terlibat dalam laka lantas tersebut. ‘’Yang menabrak pertama truk pengangkut beras,’’ kata Mohamad Kholil, saksi mata yang juga warga setempat.

Malam itu, Lukito Aris Murtado, 45, salah seorang relawan, bersama rekannya hendak pulang ke Surakarta usai menjalani misi kemanusiaan di Lumajang. Mereka mengendarai mobil Daihatsu Taft H 8707 HG. Sekitar pukul 02.00 keduanya beristirahat di depan kantor Unit PLN Goranggareng. Di dekat mobil Lukito juga terparkir Toyota Sienta K 8508 FN, Toyota Avanza AE 1996 PF, dan Isuzu Panther AE 1982 B.

Di keheningan malam, datanglah truk pengangkut beras berpelat AE 8290 KD dari arah timur. Truk dikemudikan Ahmad Nasir, 23, warga Panjeng, Jenangan. Kholil menyebut bahwa truk melaju dengan kecepatan tinggi. Tiba-tiba laju truk tak terkendali hingga menabrak empat mobil yang terparkir di tepi jalan, termasuk mobil milik Lukito. Dia dan rekannya saat itu ada di dalam mobil. ‘’Ada mobil yang sampai terseret 50 meter,’’ bebernya.

Baca Juga :  1.463 Desa di Magetan Dibayangi Bencana

Tak hanya membuat empat mobil ringsek, laka lantas beruntun itu juga membuat tiang listrik dan pagar kantor PLN rusak parah. Anggota Satlantas Polres Magetan Aiptu Suparni mengatakan, diduga kuat laka lantas beruntun itu disebabkan sopir truk yang mengantuk. Akibatnya, truk dengan kecepatan tinggi menggasak empat kendaraan yang parkir di kiri jalan. ‘’Saat ini masih dalam proses penyelidikan,’’ kata Suparni. (mg5/c1/naz/her)

MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – Nyawa dua relawan penanggulangan bencana erupsi Gunung Semeru asal Surakarta ini masih disayang Tuhan. Mereka selamat dari maut usai terlibat kecelakaan lalu lintas (laka lantas) beruntun di Jalan Raya Kawedanan-Lembeyan kemarin (14/12). Lima kendaraan terlibat dalam laka lantas tersebut. ‘’Yang menabrak pertama truk pengangkut beras,’’ kata Mohamad Kholil, saksi mata yang juga warga setempat.

Malam itu, Lukito Aris Murtado, 45, salah seorang relawan, bersama rekannya hendak pulang ke Surakarta usai menjalani misi kemanusiaan di Lumajang. Mereka mengendarai mobil Daihatsu Taft H 8707 HG. Sekitar pukul 02.00 keduanya beristirahat di depan kantor Unit PLN Goranggareng. Di dekat mobil Lukito juga terparkir Toyota Sienta K 8508 FN, Toyota Avanza AE 1996 PF, dan Isuzu Panther AE 1982 B.

Di keheningan malam, datanglah truk pengangkut beras berpelat AE 8290 KD dari arah timur. Truk dikemudikan Ahmad Nasir, 23, warga Panjeng, Jenangan. Kholil menyebut bahwa truk melaju dengan kecepatan tinggi. Tiba-tiba laju truk tak terkendali hingga menabrak empat mobil yang terparkir di tepi jalan, termasuk mobil milik Lukito. Dia dan rekannya saat itu ada di dalam mobil. ‘’Ada mobil yang sampai terseret 50 meter,’’ bebernya.

Baca Juga :  Kang Woto Dukung Alih Kelola Rumah Promosi IKM Magetan

Tak hanya membuat empat mobil ringsek, laka lantas beruntun itu juga membuat tiang listrik dan pagar kantor PLN rusak parah. Anggota Satlantas Polres Magetan Aiptu Suparni mengatakan, diduga kuat laka lantas beruntun itu disebabkan sopir truk yang mengantuk. Akibatnya, truk dengan kecepatan tinggi menggasak empat kendaraan yang parkir di kiri jalan. ‘’Saat ini masih dalam proses penyelidikan,’’ kata Suparni. (mg5/c1/naz/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/