alexametrics
29.8 C
Madiun
Wednesday, May 18, 2022

Karyawati Koperasi Jadi Korban Tabrak Lari

NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Gubrak! Suara benturan keras itu membuat Dewi Rahmawati, karyawati salah satu koperasi di Ngawi, menepikan kendaraannya kala melaju di Jalan Raya Ngawi-Solo kemarin (17/1).

Kala menengok ke belakang, dia mendapati Yuliatul Muzamil, 23, tergeletak di jalan masuk Desa Gendingan, Widodaren, Ngawi. Berjarak sekitar lima meter, Honda Scoopy bernopol AE 2942 EZ milik kawannya itu dalam kondisi ringsek.

Belakangan diketahui bahwa warga Desa Pucanganom, Kebonsari, Kabupaten Madiun, itu menjadi korban tabrak lari. Lawannya truk boks tanpa identitas yang kini sedang diburu polisi. ”Pada saat kejadian, kami dalam perjalanan berangkat kerja,” kata Dewi ditemui di tempat kejadian perkara (TKP).

Baca Juga :  Pasutri Penghuni Kolong Jembatan Dipindah Satpol PP Ngawi

Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) bermula saat Dewi dan Yuliatul melaju dari arah timur. Menjelang TKP, truk boks melaju kencang dari arah barat. Kendaraan itu dalam posisi menyalip kendaraan lainnya. Posisinya sampai memakan jalur berlawanan. Dewi sanggup menghindarinya, namun tidak dengan kawannya. Moncong truk menghantam motor Yuliatul. Korban pun terpental. ”Tapi truknya malah kabur,” ungkapnya.

Kasatlantas Polres Ngawi AKP Zainul Imam Syafi’i menyatakan, kasus tabrak lari tersebut masih dalam penyelidikan. Pihaknya memeriksa setiap truk boks yang melintas di wilayah Ngawi. ”Tapi, sejauh ini belum ada hasil. Kami terus lakukan pencarian,” tuturnya. (sae/kid/cor/her)

NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Gubrak! Suara benturan keras itu membuat Dewi Rahmawati, karyawati salah satu koperasi di Ngawi, menepikan kendaraannya kala melaju di Jalan Raya Ngawi-Solo kemarin (17/1).

Kala menengok ke belakang, dia mendapati Yuliatul Muzamil, 23, tergeletak di jalan masuk Desa Gendingan, Widodaren, Ngawi. Berjarak sekitar lima meter, Honda Scoopy bernopol AE 2942 EZ milik kawannya itu dalam kondisi ringsek.

Belakangan diketahui bahwa warga Desa Pucanganom, Kebonsari, Kabupaten Madiun, itu menjadi korban tabrak lari. Lawannya truk boks tanpa identitas yang kini sedang diburu polisi. ”Pada saat kejadian, kami dalam perjalanan berangkat kerja,” kata Dewi ditemui di tempat kejadian perkara (TKP).

Baca Juga :  Permintaan Tinggi, Sejumlah Harga Bahan Pokok di Ngawi Mahal

Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) bermula saat Dewi dan Yuliatul melaju dari arah timur. Menjelang TKP, truk boks melaju kencang dari arah barat. Kendaraan itu dalam posisi menyalip kendaraan lainnya. Posisinya sampai memakan jalur berlawanan. Dewi sanggup menghindarinya, namun tidak dengan kawannya. Moncong truk menghantam motor Yuliatul. Korban pun terpental. ”Tapi truknya malah kabur,” ungkapnya.

Kasatlantas Polres Ngawi AKP Zainul Imam Syafi’i menyatakan, kasus tabrak lari tersebut masih dalam penyelidikan. Pihaknya memeriksa setiap truk boks yang melintas di wilayah Ngawi. ”Tapi, sejauh ini belum ada hasil. Kami terus lakukan pencarian,” tuturnya. (sae/kid/cor/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/