Api Tak Terkendali di Selatan Prancis: 10.000 Warga Terpaksa Tinggalkan Rumah Semalam

Jawa Pos Radar Madiun - Ribuan warga Komune Trevillach di Departemen Pyrenees-Orientales, selatan Prancis, meninggalkan rumah mereka semalam suntuk pada Senin (6/7/2026).
Bukan karena perayaan atau acara apapun melainkan karena api yang tidak kunjung bisa dikendalikan terus merayap mendekati permukiman mereka dalam kegelapan.
Ketika pagi tiba, angka yang terekam sudah mencengangkan: sedikitnya 4.600 hektare lahan hangus, dan sekitar 10.000 warga terpaksa mengungsi.
Skala Bencana yang Terus Meluas
Kebakaran utama yang berkobar di Komune Trevillach hingga kini belum berhasil dikendalikan dan terus merambat ke kawasan hutan di sekitarnya.
Sedikitnya lima orang dilaporkan mengalami luka ringan akibat kebakaran tersebut, sementara ribuan warga dievakuasi sepanjang malam sebagai langkah antisipasi terhadap meluasnya kobaran api.
Pemadaman listrik massal turut terjadi di sejumlah kota di sekitar lokasi kebakaran dan teknisi dari operator jaringan listrik Enedis belum bisa melakukan perbaikan karena kondisi di lapangan masih dinilai terlalu berbahaya.
Baca Juga: Hakim Tidur Saat Sidang Terekam Kamera Ini Bukti yang Dibawa Kubu Nadiem ke Komisi Yudisial
Status Siaga dan Respons Pemerintah
Pemerintah Prancis menetapkan tujuh departemen dalam status siaga merah akibat risiko kebakaran hutan yang sangat tinggi pada Senin.
Sebanyak 41 departemen lainnya berada dalam status siaga oranye karena tingginya potensi kebakaran yang masih mengintai.


