Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kasus Ebola di Kongo Bertambah, Warga AS Jalani Perawatan di Jerman

T
Nurses dressed in personal protective equipment demonstrate protocols for dealing with infected patients at Charité hospital in Berlin last month. (The Guardian)
Nurses dressed in personal protective equipment demonstrate protocols for dealing with infected patients at Charité hospital in Berlin last month. (The Guardian)

Advertisement

Jawa Pos Radar Madiun - Seorang pekerja kemanusiaan asal Amerika Serikat harus meninggalkan Republik Demokratik Kongo (DRC) setelah dinyatakan terinfeksi virus Ebola.

Ia diterbangkan ke Jerman untuk mendapatkan penanganan medis khusus, di tengah meningkatnya kekhawatiran terhadap penyebaran wabah yang kembali melanda negara Afrika tersebut.

Di saat yang sama, pemerintah Amerika Serikat mengambil langkah pencegahan dengan membatasi perjalanan warga negaranya dari DRC menuju AS menggunakan penerbangan komersial.

Advertisement

Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya mencegah potensi penyebaran virus ke wilayah Amerika.

Pasien Dipindahkan ke Jerman untuk Penanganan Intensif
Pekerja Kemanusiaan Terinfeksi Saat Bertugas di Kongo

Kementerian Kesehatan Jerman mengonfirmasi seorang warga negara Amerika tiba di Frankfurt dan langsung dipindahkan ke rumah sakit universitas untuk menjalani perawatan lanjutan.

Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Tedros Adhanom Ghebreyesus, menyebut pasien tersebut merupakan seorang pekerja kemanusiaan yang bertugas di Bunia, ibu kota Provinsi Ituri, wilayah yang menjadi pusat penyebaran wabah Ebola saat ini.

"The patient has been safely transferred to Germany for continued follow-up care," kata Tedros Adhanom Ghebreyesus.

Berdasarkan keterangan organisasi bantuan kemanusiaan Samaritan's Purse, pasien yang berusia sekitar 60 tahun itu bekerja sebagai manajer gudang selama bertugas di Republik Demokratik Kongo.

Jerman Dinilai Berpengalaman Menangani Ebola

Advertisement
Editor : Tim Content Writer Radar Madiun
Sumber : The Guradian

Artikel Terkait

Ebola Kian Tak Terkendali di Kongo, Penyebaran Meluas ke Wilayah Baru

Ebola Kian Tak Terkendali di Kongo, Penyebaran Meluas ke Wilayah Baru

Wabah Ebola di Kongo meluas ke provinsi keenam dengan lebih dari 2.100 korban tewas. Simak perkembangan terbaru dan penanganannya di sini.

Ebola Mengganas di Kongo, Ribuan Orang Terinfeksi dan Penyebarannya Disebut Tercepat dalam Sejarah

Ebola Mengganas di Kongo, Ribuan Orang Terinfeksi dan Penyebarannya Disebut Tercepat dalam Sejarah

Kasus Ebola di Kongo mencapai 3.262 hanya dalam 10 pekan. Simak penyebab, tantangan penanganan, dan perkembangan wabah terbaru di sini.

Warga Kanada Ramai-Ramai Boikot AS, Ini Destinasi yang Dipilih sebagai Gantinya

Warga Kanada Ramai-Ramai Boikot AS, Ini Destinasi yang Dipilih sebagai Gantinya

Warga Kanada memboikot perjalanan ke AS dan memilih destinasi lain seperti Spanyol, Maroko, dan wilayah Kanada. Simak alasannya di sini.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer