Kok Ada Nama Typhoon Dim-sum? Ternyata Hong Kong Punya Alasan Unik

Jawa Pos Radar Madiun - Nama "Dim-sum" selama ini identik dengan hidangan khas yang populer di berbagai negara.
Namun kini, nama tersebut berpotensi muncul dalam laporan cuaca internasional sebagai nama sebuah topan.
Keputusan itu menjadi perhatian karena memperlihatkan bagaimana unsur budaya lokal dapat menjadi bagian dari sistem penamaan badai tropis di kawasan Asia-Pasifik.
Hong Kong resmi mengusulkan "Dim-sum" sebagai salah satu nama baru untuk daftar nama siklon tropis di kawasan Pasifik Barat Laut dan Laut China Selatan.
Nama tersebut telah disetujui dan suatu hari nanti dapat digunakan ketika badai baru terbentuk di wilayah tersebut.
Hong Kong Mengusulkan Nama Dim-sum
"Dim-sum" termasuk dalam sembilan nama baru yang ditambahkan ke daftar resmi nama siklon tropis pada 2026.
Penambahan dilakukan untuk menggantikan nama-nama lama yang telah dipensiunkan setelah digunakan pada badai yang menimbulkan korban jiwa maupun kerugian ekonomi besar.
Nama tersebut berasal dari daftar cadangan yang disusun Hong Kong Observatory bersama masyarakat pada 2023.
Dalam jajak pendapat yang diikuti lebih dari 20.000 orang, "Dim-sum" berada di posisi keempat, sementara "Milktea" menjadi pilihan teratas.



