Carolina Molina Akui Teriak pada Agen ICE, tetapi Bantah Coba Menabrak Petugas

Jawa Pos Radar Madiun - Carolina Molina, perempuan berusia 36 tahun asal Virginia, mengaku mengalami situasi menegangkan saat berpapasan dengan agen Immigration and Customs Enforcement (ICE) di Falls Church.
Ia mengatakan seorang agen federal menghadang kendaraannya dan mengarahkan senjata ke kepalanya.
Namun, pihak Department of Homeland Security (DHS) memberikan versi berbeda dengan menuduh Molina berusaha menggunakan mobilnya untuk membahayakan petugas.
Molina menyampaikan keterangannya dalam konferensi pers yang digelar kelompok advokasi imigran pada Rabu.
Ia mengatakan saat itu sedang mendatangi sejumlah kantor hukum setempat untuk melakukan networking sekaligus membagikan kartu nama.
Menurut pengakuannya, Molina melihat sejumlah kendaraan tanpa tanda dan agen federal yang sedang melakukan penangkapan.
Saat melewati salah satu agen ICE, ia mengaku meneriakkan sebuah hinaan dari dalam mobil.
Molina Mengaku Ditodong Senjata
Molina mengatakan setelah kejadian tersebut, seorang agen ICE kemudian menghalangi kendaraannya.

