Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Carolina Molina Akui Teriak pada Agen ICE, tetapi Bantah Coba Menabrak Petugas

T

 


Advertisement

Para agen Imigrasi dan Penegakan Bea Cukai (ICE) berjalan di luar Pusat Pemerintahan Kabupaten Ventura di Ventura, California, pada 27 Juli 2026. (ABC News)
Para agen Imigrasi dan Penegakan Bea Cukai (ICE) berjalan di luar Pusat Pemerintahan Kabupaten Ventura di Ventura, California, pada 27 Juli 2026. (ABC News)

Jawa Pos Radar Madiun - Carolina Molina, perempuan berusia 36 tahun asal Virginia, mengaku mengalami situasi menegangkan saat berpapasan dengan agen Immigration and Customs Enforcement (ICE) di Falls Church.

Ia mengatakan seorang agen federal menghadang kendaraannya dan mengarahkan senjata ke kepalanya.

Advertisement

Namun, pihak Department of Homeland Security (DHS) memberikan versi berbeda dengan menuduh Molina berusaha menggunakan mobilnya untuk membahayakan petugas.

Molina menyampaikan keterangannya dalam konferensi pers yang digelar kelompok advokasi imigran pada Rabu.

Ia mengatakan saat itu sedang mendatangi sejumlah kantor hukum setempat untuk melakukan networking sekaligus membagikan kartu nama.

Advertisement

Menurut pengakuannya, Molina melihat sejumlah kendaraan tanpa tanda dan agen federal yang sedang melakukan penangkapan.

Saat melewati salah satu agen ICE, ia mengaku meneriakkan sebuah hinaan dari dalam mobil.

Molina Mengaku Ditodong Senjata

Molina mengatakan setelah kejadian tersebut, seorang agen ICE kemudian menghalangi kendaraannya.

Advertisement

Artikel Terkait

Sosok Ayah Muda yang Tewas Ditembak Agen ICE, Kisahnya Mengundang Duka

Sosok Ayah Muda yang Tewas Ditembak Agen ICE, Kisahnya Mengundang Duka

Kisah Johan Sebastián Durán Guerrero, ayah muda asal Kolombia yang tewas ditembak agen ICE di Maine, memicu tuntutan investigasi. Simak selengkapnya.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer