Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

40 Ribu Pekerja Hyundai Mogok, Khawatir Digantikan Robot dan AI

M
Penulis: Mizan Ahsani❯
Ilustrasi industri manufaktur mobil. (AUTOMACHA)
Ilustrasi industri manufaktur mobil. (AUTOMACHA)

Advertisement

Jawa Pos Radar Madiun – Gelombang otomatisasi mulai memantik kekhawatiran serius di industri otomotif Korea Selatan. Sekitar 40 ribu pekerja Hyundai diperkirakan meninggalkan lini produksi dalam aksi mogok sehari yang turut menyoroti ancaman robot dan kecerdasan artifisial (AI) terhadap masa depan pekerjaan mereka.

Aksi tersebut menjadi mogok pekerja Hyundai secara penuh pertama dalam satu dekade. Karyawan Kia dan pekerja sejumlah perusahaan pemasok juga bergabung menyuarakan tuntutan serupa terkait upah dan kepastian kerja.

Dilansir Carscoops, Sabtu (21/8), sebagian peserta bergerak menuju kantor pusat Hyundai untuk menggelar aksi di luar gedung. Korean Metal Workers’ Union menyebut mogok bersama melibatkan pekerja dari sekitar 50 lokasi.

Advertisement

Salah satu tuntutan mereka adalah menaikkan batas usia pensiun wajib yang saat ini berada pada usia 60 tahun. Pekerja juga meminta bonus lebih besar dan, yang semakin krusial, perlindungan pekerjaan menghadapi otomatisasi dan AI di industri otomotif.

“Mogok ini untuk melindungi akar industri otomotif Korea dan menegakkan martabat tenaga kerja," ujar Ketua Korean Metal Workers’ Union Park Sang-man.

Advertisement

Robot Atlas Masuk Pabrik Hyundai Mulai 2028

Kekhawatiran tersebut bukan tanpa latar belakang. Hyundai Motor Group tengah mempersiapkan penggunaan robot Atlas Boston Dynamics dalam operasional pabriknya mulai 2028.

Robot humanoid Atlas pada tahap awal diproyeksikan menjalankan pekerjaan pengurutan komponen di Hyundai Motor Group Metaplant America.

Namun, kemampuan robot tersebut diperkirakan terus berkembang. Pada 2030, Atlas diproyeksikan sudah dapat menangani pekerjaan yang lebih kompleks, termasuk perakitan komponen.

Perkembangan itu memunculkan kekhawatiran di kalangan pekerja bahwa otomatisasi secara bertahap dapat mengambil alih sebagian pekerjaan manusia demi meningkatkan produktivitas sekaligus menekan biaya produksi.

Karena itu, tuntutan kali ini bukan semata persoalan kenaikan pendapatan. Robot Atlas Boston Dynamics dan perkembangan AI turut membawa isu kepastian kerja ke meja perundingan antara pekerja dan perusahaan.

Advertisement

Artikel Terkait

Gaikindo Ungkap Dampak Berlapis Penguatan Rupiah, Cegah Kenaikan Harga Mobil hingga PHK

Gaikindo Ungkap Dampak Berlapis Penguatan Rupiah, Cegah Kenaikan Harga Mobil hingga PHK

Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menyambut positif tren penguatan nilai tukar rupiah yang dinilai mampu menjaga harga mobil dan mencegah PHK.

Hyundai, Kia, Honda hingga Stellantis Recall 512 Ribu Mobil, Ada Risiko Kebakaran

Hyundai, Kia, Honda hingga Stellantis Recall 512 Ribu Mobil, Ada Risiko Kebakaran

Hyundai, Kia, Stellantis dan Honda menarik kembali lebih dari 512 ribu mobil di Korea Selatan. Masalahnya mulai perangkat lunak hingga risiko kebakaran.

Punya Mobil Listrik Ioniq? Hyundai Sarankan Parkir di Luar Ruangan, Awas Ada Risiko Kebakaran

Punya Mobil Listrik Ioniq? Hyundai Sarankan Parkir di Luar Ruangan, Awas Ada Risiko Kebakaran

Hyundai dan Kia merilis penarikan kembali (recall) sejumlah mobil listrik mereka akibat cacat elektroda baterai dari pemasok SK On yang berisiko memicu kebakaran.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer