Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

480 Sekolah di Madiun Terima Smart Screen dari Program Presiden Prabowo

L
Penulis: Loditya Fernandes❯
Pelajar Kabupaten Madiun menggunakan smart screen bantuan program digitalisasi pendidikan Presiden Prabowo. Total 480 unit disalurkan untuk PAUD, SD, dan SMP. DIKBUD FOR RADAR MADIUN
Pelajar Kabupaten Madiun menggunakan smart screen bantuan program digitalisasi pendidikan Presiden Prabowo. Total 480 unit disalurkan untuk PAUD, SD, dan SMP. DIKBUD FOR RADAR MADIUN

Jawa Pos Radar Madiun – Pembelajaran di sekolah-sekolah Kabupaten Madiun kini semakin interaktif.


Advertisement

Kabupaten ini menerima 480 unit smart screen melalui program Interactive Flat Panel (IFP), bagian dari digitalisasi pendidikan yang diinisiasi Presiden Prabowo.

Perangkat tersebut didistribusikan untuk jenjang PAUD, SD, hingga SMP.

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Madiun Rony Kurniawan menyebut penggunaan smart screen membuat proses belajar lebih menarik dan mudah dipahami siswa.

Advertisement

“Ini salah satu langkah besar menuju kualitas pembelajaran yang lebih baik,” ujarnya.

Dikbud mencatat rincian penerimaan sebanyak 141 unit untuk PAUD, 295 unit untuk SD, dan 44 unit untuk SMP, sehingga total mencapai 480 unit.

Pembagian dilakukan bertahap dan hanya diberikan kepada sekolah yang memenuhi syarat.

Advertisement

“Seluruh satuan pendidikan penerima sudah terkonfirmasi,” jelasnya.

Syarat sekolah penerima IFP meliputi ketersediaan jaringan internet, ruang penyimpanan dan pengoperasian yang layak, serta fasilitas listrik memadai.

Penerimaan dilakukan melalui konfirmasi data di Dapodik.

“Proses bantuan sepenuhnya dari Kemendikdasmen, kami menerima pemberitahuan dan berkoordinasi dengan sekolah,” terang Rony.

Saat ini sebagian besar smart screen telah digunakan dalam kegiatan belajar mengajar.

Tim Kemendikdasmen turut melakukan pemasangan dan sosialisasi penggunaan.

Meski demikian, masih ada beberapa sekolah yang menunggu proses pengimbasan kepada guru.

“Secara umum pemanfaatannya sudah berjalan baik,” katanya.

Hadirnya IFP membuat pembelajaran lebih interaktif dan kolaboratif, termasuk mendukung metode seperti pembelajaran gasing dan materi visual lainnya.

“Harapan kami, mutu pembelajaran meningkat dan kualitas pendidikan di Kabupaten Madiun makin maju,” pungkas Rony. (odi/aan)

Advertisement

Artikel Terkait

Tahun Ajaran Baru, 38 SDN di Kabupaten Madiun Digabung Jadi 19 Sekolah

Tahun Ajaran Baru, 38 SDN di Kabupaten Madiun Digabung Jadi 19 Sekolah

Dikbud Kabupaten Madiun akan menggabungkan 38 SDN menjadi 19 sekolah pada tahun ajaran baru. Kebijakan dilakukan untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran.

Dikbud Madiun Tegaskan SPMB 2026 Gratis, Jangan Ada Satu Sen Pun Pungutan

Dikbud Madiun Tegaskan SPMB 2026 Gratis, Jangan Ada Satu Sen Pun Pungutan

Dikbud Kabupaten Madiun memastikan SPMB 2026/2027 gratis tanpa pungutan. Sebanyak 3.400 warga juga dibidik melalui jalur pendidikan nonformal.

SPMB SMP Kabupaten Madiun 2026 Berubah, Jalur Prestasi Naik Jadi 35 Persen

SPMB SMP Kabupaten Madiun 2026 Berubah, Jalur Prestasi Naik Jadi 35 Persen

Dikbud Kabupaten Madiun mengubah komposisi jalur penerimaan SMP 2026 dengan kuota prestasi naik menjadi 35 persen.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer