Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Cek Randis Pemkab Madiun Berlanjut, Kendaraan Roda 2 dan 3 Ikut Disisir

L
Penulis: Loditya Fernandes❯
CEK RANDIS: Bupati Madiun Hari Wuryanto meninjau kendaraan dinas roda empat beberapa waktu lalu. Pemkab kini melanjutkan evaluasi randis roda dua dan tiga di OPD. DOK RADAR MADIUN
CEK RANDIS: Bupati Madiun Hari Wuryanto meninjau kendaraan dinas roda empat beberapa waktu lalu. Pemkab kini melanjutkan evaluasi randis roda dua dan tiga di OPD. DOK RADAR MADIUN

Jawa Pos Radar Madiun – Pekerjaan rumah Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Madiun belum rampung.


Advertisement

Evaluasi kendaraan dinas (randis) milik Pemkab Madiun kini diperluas, tidak hanya menyasar roda empat, tetapi juga randis roda dua dan roda tiga yang digunakan organisasi perangkat daerah (OPD).

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Madiun Hadi Sutikno mengatakan, pemeriksaan lanjutan dilakukan setelah apel randis roda empat di Pendopo Ronggo Djuemeno akhir Desember lalu.

“Kendaraan yang dicek tidak hanya roda empat atau lebih, tapi roda dua dan roda tiga juga,” kata Hadi, Minggu (4/1).

Advertisement

Pria yang akrab disapa Pak Tik itu menjelaskan, tim teknis BPKAD akan turun langsung ke OPD pengguna.

Pola ini dipilih agar pemeriksaan tetap berjalan tanpa harus mengumpulkan seluruh kendaraan di satu lokasi.

Fokus pengecekan meliputi kelengkapan administrasi serta kelayakan kendaraan untuk operasional pelayanan publik.

Advertisement

“Nanti tim kami yang datang ke OPD-OPD untuk mengecek administrasi dan kelayakan jalannya,” jelasnya.

Hasil pemeriksaan akan menjadi dasar pengambilan kebijakan lanjutan.

Kendaraan yang dinilai tidak layak atau memiliki biaya operasional tinggi akan diusulkan untuk dilelang.

Sementara randis yang masih layak dan efisien tetap dipertahankan untuk menunjang tugas pelayanan.

“Kalau tidak layak akan kami ajukan proses lelang. Yang masih layak dan biaya operasionalnya rendah tetap digunakan,” imbuhnya.

Evaluasi randis dilakukan sebagai respons atas tingginya biaya operasional kendaraan dinas yang selama ini menjadi beban anggaran daerah.

Pemkab Madiun menargetkan penggunaan randis benar-benar efisien dan efektif sesuai kebutuhan layanan masyarakat.

Terkait waktu pelaksanaan, BPKAD masih mematangkan jadwal pemeriksaan.

“Rencananya antara Januari atau Februari ini,” pungkas Pak Tik. (odi/aan)

Advertisement

Artikel Terkait

Mutasi Pejabat Pemkab Madiun Berlanjut, Bupati Hari Wuryanto Targetkan Tuntas Januari 2027

Mutasi Pejabat Pemkab Madiun Berlanjut, Bupati Hari Wuryanto Targetkan Tuntas Januari 2027

Bupati Madiun Hari Wuryanto menargetkan penataan pejabat tuntas Januari 2027. Sejumlah kursi kepala OPD masih kosong menunggu SOTK baru.

Hari Santri 2026, Bupati Madiun Tekankan Akhlakul Karimah dan Penguasaan Teknologi

Hari Santri 2026, Bupati Madiun Tekankan Akhlakul Karimah dan Penguasaan Teknologi

Bupati Madiun Hari Wuryanto mengajak santri menguasai teknologi tanpa meninggalkan akhlakul karimah saat Apel HSN 2026 di Caruban.

Bupati Madiun Soroti Polemik Tambang Suluk, Minta Tanggung Jawab Jalan Diperjelas

Bupati Madiun Soroti Polemik Tambang Suluk, Minta Tanggung Jawab Jalan Diperjelas

Bupati Madiun Hari Wuryanto menyoroti polemik tambang Suluk. Koordinasi, izin, kerusakan jalan, dan kompensasi diminta diperjelas.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer