Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kasus PMK di Kabupaten Madiun Makin Meluas, 30 Sapi Terindikasi Tertular

D
Penulis: Dian Rahayu❯
DIDESINFEKSI: Petugas DKPP Kabupaten Madiun melakukan penyemprotan disinfektan pada hewan ternak di Pasar Hewan Bajulan untuk mencegah penyebaran PMK. DIAN RAHAYU/RADAR MADIUN
DIDESINFEKSI: Petugas DKPP Kabupaten Madiun melakukan penyemprotan disinfektan pada hewan ternak di Pasar Hewan Bajulan untuk mencegah penyebaran PMK. DIAN RAHAYU/RADAR MADIUN

Jawa Pos Radar Madiun – Wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) di Kabupaten Madiun menunjukkan tren peningkatan.


Advertisement

Dalam kurun waktu satu bulan terakhir, sebanyak 30 ekor sapi dilaporkan terindikasi tertular PMK.

Angka tersebut melonjak dibandingkan pekan sebelumnya yang masih di kisaran 18 ekor.

Sejumlah peternak mulai merasakan dampaknya.

Advertisement

Salah satunya Dardiri, peternak sapi di Kecamatan Saradan.

Dia mengungkapkan, beberapa sapi di lingkungannya menunjukkan gejala mengarah PMK, seperti mulut berbusa dan kondisi tubuh lemas.

“Sebagai antisipasi, kami perketat kebersihan kandang dan memberikan jamu-jamuan pada ternak. Penyemprotan disinfektan juga rutin dilakukan,” ujarnya saat ditemui di Pasar Hewan Bajulan, Saradan, Selass (20/1).

Advertisement

Berdasarkan pendataan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Kabupaten Madiun, puluhan kasus terduga PMK tersebut tersebar di sejumlah kecamatan.

Antara lain Saradan, Gemarang, Dolopo, Wonoasri, Wungu, dan Madiun.

Dari total kasus itu, sepuluh ekor sapi berada di wilayah Kecamatan Dolopo.

Mayoritas sapi yang terindikasi PMK telah mendapatkan penanganan medis dari dokter hewan.

Namun, sebagian lainnya terpaksa disembelih lebih awal karena kondisi kesehatan yang memburuk dan untuk mencegah penularan lebih luas.

Dokter Hewan Puskeswan Pilangkenceng drh Denny Irawan Wardhana menjelaskan, meningkatnya kasus PMK dipengaruhi faktor musim pancaroba.

Peralihan dari kemarau ke musim hujan menciptakan kondisi lembab yang memicu berkembangnya penyakit hewan menular strategis.

“Pada musim lembab, hewan lebih rentan tertular PMK. Peternak kami imbau meningkatkan perawatan, kebersihan kandang, serta pemantauan kesehatan ternak,” jelasnya. (ryu/aan)

Advertisement

Artikel Terkait

Disperta dan DKPP Madiun Dilebur, Nasib 177 Pegawai Ditentukan Anjab-ABK

Disperta dan DKPP Madiun Dilebur, Nasib 177 Pegawai Ditentukan Anjab-ABK

Sebanyak 177 pegawai terdampak peleburan Disperta dan DKPP Kabupaten Madiun. Penempatan mereka di DP3 masih menunggu Anjab-ABK.

Stok Beras Kabupaten Madiun Surplus, Tersedia 4.897 Ton di Tengah Kemarau

Stok Beras Kabupaten Madiun Surplus, Tersedia 4.897 Ton di Tengah Kemarau

Stok beras Kabupaten Madiun mencapai 4.897 ton per 30 Agustus 2026. Jumlah itu belum memasukkan hasil panen padi sepanjang Agustus.

Bulog Madiun Tuntaskan Penyaluran Bantuan Pangan untuk 291.753 Warga

Bulog Madiun Tuntaskan Penyaluran Bantuan Pangan untuk 291.753 Warga

Bulog Madiun menuntaskan penyaluran bantuan pangan kepada 291.753 warga di Kota Madiun, Kabupaten Madiun, dan Ngawi.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer