Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Program Makan Bergizi Gratis di Madiun Terus Dievaluasi, 31 SPPG Sudah Beroperasi

L
Penulis: Loditya Fernandes❯
Bupati Madiun Hari Wuryanto memberikan arahan kepada pengelola SPPG terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis agar berjalan sesuai SOP. DOK RADAR MADIUN
Bupati Madiun Hari Wuryanto memberikan arahan kepada pengelola SPPG terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis agar berjalan sesuai SOP. DOK RADAR MADIUN

MADIUN – Pemkab Madiun memastikan terus mengawal pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).


Advertisement

Pengawasan dan evaluasi rutin dilakukan terhadap satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) agar layanan berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan.

Bupati Madiun Hari Wuryanto mengatakan, hingga saat ini sebanyak 31 SPPG telah beroperasi dari total 41 SPPG yang terdaftar di Kabupaten Madiun.

Sementara itu, 10 SPPG lainnya masih dalam tahap persiapan.

Advertisement

“Yang sudah beroperasional ada 31, yang terdaftar 41, jadi masih ada 10 yang belum beroperasi,” ujarnya.

Menurut Bupati yang akrab disapa Mas Hari Wur itu, SPPG yang belum berjalan ditargetkan segera beroperasi setelah dinyatakan siap.

Pemkab menekankan kesiapan sarana dan prasarana, serta pemenuhan standar pelayanan sebagai syarat utama sebelum operasional dimulai.

Advertisement

“Insya Allah mungkin minggu depan sudah akan mulai,” imbuhnya.

Seiring pelaksanaan program MBG, Pemerintah Kabupaten Madiun memastikan pengawasan dan evaluasi dilakukan secara berkelanjutan.

Mas Hari Wur menegaskan, MBG merupakan program nasional yang berkaitan langsung dengan pelayanan anak-anak, sehingga harus dikawal secara serius oleh seluruh pemangku kepentingan.

“Ini program nasional yang harus kita pertanggungjawabkan,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan seluruh pengelola SPPG agar berkomitmen menjalankan standar operasional prosedur (SOP) secara ketat.

Kepatuhan SOP diperlukan mulai dari proses pengolahan makanan, distribusi, hingga pengelolaan limbah.

“Jangan sampai keluar dari SOP,” katanya.

Arahan tersebut, lanjutnya, telah disampaikan kepada seluruh pengelola SPPG dalam pertemuan yang digelar di Pendopo Muda Graha.

Pemkab berharap kepatuhan terhadap SOP dapat meningkatkan kualitas layanan sehingga program MBG berjalan sesuai tujuan.

“Kalau SOP dijalankan dengan baik, insya Allah semua bisa berjalan lancar,” pungkasnya. (odi/aan)

Advertisement

Artikel Terkait

Harga Daging Ayam di Magetan Bertahan Rp 37 Ribu, Pembeli Mulai Kurangi Belanja

Harga Daging Ayam di Magetan Bertahan Rp 37 Ribu, Pembeli Mulai Kurangi Belanja

Harga daging ayam di Pasar Sayur Magetan bertahan Rp 37 ribu per kilogram. Pedagang mengeluhkan penjualan lesu, pembeli mengurangi belanja.

Pemkab Ponorogo Perketat Pengawasan Dapur MBG, SPPG Diminta Jamin Menu Higienis

Pemkab Ponorogo Perketat Pengawasan Dapur MBG, SPPG Diminta Jamin Menu Higienis

Pemkab Ponorogo meminta SPPG memperketat pengawasan MBG, mulai bahan pangan, menu higienis, IPAL hingga distribusi makanan.

Dapur MBG Ponorogo Diminta Serap Pekerja Lokal, Bahan Baku Juga dari Desa

Dapur MBG Ponorogo Diminta Serap Pekerja Lokal, Bahan Baku Juga dari Desa

Pemkab Ponorogo meminta dapur MBG menyerap pekerja dan bahan baku lokal agar program makan bergizi gratis ikut menggerakkan ekonomi desa.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer