Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tanah Bergerak Lagi, Jalan Utama Desa Sumberbendo Madiun Terancam Putus Total

L
Penulis: Loditya Fernandes❯

TERANCAM PUTUS: Retakan tanah di ruas jalan utama Desa Sumberbendo semakin melebar akibat pergerakan tanah yang kembali terjadi setelah hujan deras. FOTO: BPBD MADIUN
TERANCAM PUTUS: Retakan tanah di ruas jalan utama Desa Sumberbendo semakin melebar akibat pergerakan tanah yang kembali terjadi setelah hujan deras. FOTO: BPBD MADIUN


Advertisement

MADIUN – Pergerakan tanah kembali terjadi di RT 17 Desa Sumberbendo, Kecamatan Saradan.

Dampaknya, ruas jalan utama desa mengalami retakan dan ambles sehingga terancam putus total.

Kepala Desa Sumberbendo Suprapto mengatakan fenomena tanah bergerak sebenarnya sudah muncul sejak tahun lalu dan kembali aktif setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut.

Advertisement

“Sebenarnya tanah bergerak itu sudah mulai tahun kemarin, yang terbaru ya tadi malam itu,” ujarnya.

Pergerakan terbaru terjadi di badan jalan yang berada tepat di atas titik longsor lama.

Tanah pecah dan ambles hingga mendekati rumah warga yang sebelumnya telah direlokasi.

Rumah milik Sarmo sudah dipindahkan ke lokasi lebih aman sejak tahun lalu.

Advertisement

Namun rumah milik Sugeng masih bertahan di lokasi awal meski telah disarankan untuk relokasi.

Menurut Suprapto, kerusakan jalan kini menjadi ancaman paling serius karena jalur tersebut merupakan akses utama warga menuju pusat kecamatan dan Caruban.

“Kalau tidak segera ditangani, mungkin tidak sampai satu minggu kalau hujan deras bisa putus total,” tegasnya.

Pemerintah desa telah melaporkan kondisi tersebut kepada berbagai pihak, mulai DPUPR, BPBD, camat, DPRD hingga bupati.

Langkah tersebut dilakukan agar penanganan teknis segera dilakukan sebelum dampak longsor meluas dan memutus akses transportasi masyarakat.

“Harapan kami segera ada tindakan supaya tidak semakin parah,” imbuh Suprapto. (odi/aan)

Advertisement

Artikel Terkait

Targetkan Penanganan Pascabencana Lebih Cepat, Pemkab Madiun Bentuk Tim Jitupasna

Targetkan Penanganan Pascabencana Lebih Cepat, Pemkab Madiun Bentuk Tim Jitupasna

Pemkab Madiun membentuk Tim Jitupasna untuk mempercepat penanganan dan pemulihan pascabencana melalui kajian kebutuhan yang terintegrasi.

Musim Kemarau Datang, BPBD Kota Madiun Siapkan Tandon Air dan Mitigasi Kebakaran

Musim Kemarau Datang, BPBD Kota Madiun Siapkan Tandon Air dan Mitigasi Kebakaran

BPBD Kota Madiun mengantisipasi dampak kemarau dan El Nino dengan memetakan wilayah rawan kekeringan serta meningkatkan kewaspadaan kebakaran.

Kebakaran di Kabupaten Madiun Tembus 120 Kasus, Bupati Ingatkan Bahaya El Nino

Kebakaran di Kabupaten Madiun Tembus 120 Kasus, Bupati Ingatkan Bahaya El Nino

Kebakaran di Kabupaten Madiun mencapai 120 kasus hingga 10 September 2026. Bupati mengingatkan warga waspada cuaca panas dan angin kencang.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer