7 Hektare Lahan di Madiun Terbakar, Api Nyaris Menjalar ke Rumah Warga

Jawa Pos Radar Madiun – Kebakaran lahan menggegerkan warga Desa Kuwu, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, Rabu (12/8).
Api melalap sekitar tujuh hektare lahan dan sempat merembet ke rumpun bambu yang berada di dekat permukiman.
Hembusan angin yang cukup kencang membuat kobaran api cepat meluas. Warga pun sempat panik lantaran titik kebakaran semakin mendekati rumah mereka.
Pj Kepala Desa Kuwu Fajar Lumaksono mengatakan, kebakaran kali pertama diketahui warga pada siang hari.
Api diduga berasal dari aktivitas pembakaran bekas lahan tebu yang berada tidak jauh dari lokasi.
Kobaran kemudian terbawa angin dan menjalar ke area lahan kering. Api terus merembet hingga mencapai rumpun bambu di belakang rumah warga.
’’Mungkin yang membakar bekas lahan tebu tidak memperkirakan arah angin. Api akhirnya merambat ke lahan kering hingga rumpun bambu di belakang rumah warga,’’ ujarnya.
Mengetahui kebakaran semakin meluas, warga bersama petugas desa tangguh bencana (destana) dan perangkat desa berupaya melakukan pemadaman secara mandiri.
Namun, upaya tersebut tidak mudah. Besarnya kobaran ditambah tiupan angin membuat api sulit dikendalikan hanya dengan peralatan seadanya.
’’Karena api besar dan angin cukup kencang, pemadaman mandiri sulit dilakukan. Akhirnya kami meminta bantuan Damkar dan BPBD,’’ jelas Fajar.



