85 Personel Disiagakan Hadapi Karhutla di Madiun, Deteksi Dini Diperkuat

Jawa Pos Radar Madiun – Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Madiun diantisipasi sejak dini.
Sebanyak 85 personel lintas instansi digembleng untuk meningkatkan kesiapan menghadapi potensi munculnya titik api.
KPH Madiun dan KPH Lawu DS bersama Forkopimcam Kare dan Wungu menggelar apel sinergitas sekaligus simulasi pengendalian karhutla, Rabu (12/8).
Kegiatan dipusatkan di Pos Kucur, Petak 232-A-2 RPH Kuwiran, BKPH Dungus, Desa Kuwiran, Kecamatan Kare.
Puluhan personel tersebut menjalani sejumlah skenario penanganan kebakaran hutan dan lahan.
Mulai koordinasi antarpersonel, penanganan titik api, hingga teknik pemadaman untuk mencegah kobaran merembet ke area lebih luas.
Kapolsek Kare AKP Gunawan mengatakan, apel dan simulasi tersebut menjadi langkah awal memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman karhutla.
Kecepatan mendeteksi dan menangani titik api menjadi kunci untuk mencegah kebakaran meluas.
Menurut Gunawan, terdapat tiga aspek yang perlu diperkuat.
Yakni, koordinasi dan kolaborasi lintas instansi, deteksi dini dan pencegahan, serta kesiapan personel maupun peralatan.


