TPS3R Mejayan Kini Punya Oksinerator, Diklaim Mampu Bakar 4 Ton Sampah per Jam

Jawa Pos Radar Madiun – Penanganan sampah di Kabupaten Madiun mendapat alternatif baru setelah penutupan TPA Kaliabu.
Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) yang dikelola BUMDes Makmur Sejahtera, Desa Mejayan, Kecamatan Mejayan, kini dilengkapi oksinerator.
Alat pembakar sampah bersuhu tinggi itu diklaim mampu mengolah empat ton residu per jam.
Oksinerator tersebut diresmikan Wakil Bupati Madiun dr Purnomo Hadi, Jumat (16/10).
Menurut dia, teknologi itu menjadi bagian dari pengelolaan sampah berkonsep 3R. Sampah terlebih dahulu dipilah untuk memisahkan material yang masih bisa dimanfaatkan.
Sementara residu yang tidak dapat diolah kembali masuk ke tahap pembakaran.
“Ini adalah teknologi pembakaran sampah hasil residu dari pemilahan 3R yang memang tidak masuk di dalam pemilahan,” ungkap Dokter Pur, sapaan akrab wabup.
Keberadaan alat tersebut diharapkan membantu mengurangi penumpukan residu sampah.
Terlebih, produksi sampah Kabupaten Madiun diperkirakan mencapai 250 hingga hampir 300 ton per hari.
Dokter Pur menilai penggunaan teknologi serupa di TPS3R lain berpotensi mengurangi beban penanganan sampah daerah.



