Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ancaman Siber Mengintai Anak, Pemkab Madiun Perkuat Edukasi Digital

D
Penulis: Dian Rahayu❯
LITERASI DIGITAL: Jajaran Pemkab Madiun dan narasumber saat menggelar deklarasi serta edukasi publik perlindungan anak di ruang digital secara daring dari Puspem Caruban, Mejayan.
LITERASI DIGITAL: Jajaran Pemkab Madiun dan narasumber saat menggelar deklarasi serta edukasi publik perlindungan anak di ruang digital secara daring dari Puspem Caruban, Mejayan.

Advertisement

Jawa Pos Radar Madiun – Ancaman perundungan siber (cyberbullying), konten vulgar, penipuan digital, hingga teknologi deepfake berbasis Artificial Intelligence (AI) kian nyata mengintai anak-anak.

Menyikapi situasi tersebut, Pemkab Madiun memperketat benteng perlindungan anak di ruang digital melalui edukasi publik dan deklarasi daring dari Puspem Caruban.

Plt Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Madiun Kurnia Aminulloh menegaskan, penguatan literasi digital tidak bisa sekadar bergantung pada pemerintah.

Advertisement

Peran aktif orang tua, sekolah, dan lingkungan masyarakat amat krusial dalam mendampingi aktivitas internet anak.

"Kegiatan ini tak boleh berhenti di level seremonial semata, tetapi harus menjadi gerakan nyata di rumah, sekolah, dan masyarakat agar anak terlindungi serta bijak berteknologi," ujar Kurnia, Minggu (25/10).

Akademisi Unika Widya Mandala Surabaya Kampus Madiun Robik Anwar Dani mengingatkan pentingnya mengedukasi anak tentang perlindungan data pribadi dan penyaringan informasi di media sosial.

Advertisement

Senada, Katim Identifikasi Idensos Satgaswil Jatim Dani Teguh Wibowo menyoroti bahaya manipulasi digital.

"Kewaspadaan terhadap rekayasa deepfake dan penipuan online perlu ditingkatkan agar ruang digital tetap aman bagi tumbuh kembang anak," imbaunya. (ryu/aan)

Advertisement

Artikel Terkait

Cegah Cyberbullying, Pemkab Magetan Edukasi Pelajar soal Keamanan Digital

Cegah Cyberbullying, Pemkab Magetan Edukasi Pelajar soal Keamanan Digital

Pemkab Magetan mengedukasi pelajar untuk mencegah cyberbullying, melindungi data pribadi, dan berani melapor jika mengalami kekerasan digital.

Pilkades Serentak 2027 Digelar di 64 Desa, Pemkab Madiun Siapkan Anggaran Rp 6,31 Miliar

Pilkades Serentak 2027 Digelar di 64 Desa, Pemkab Madiun Siapkan Anggaran Rp 6,31 Miliar

Pemkab Madiun menyiapkan Rp 6,31 miliar untuk Pilkades 2027 di 64 desa. Setiap desa mendapat BKK dasar Rp 80 juta ditambah alokasi dusun.

Diklaim Hemat Energi 15–20 Persen, Pemkab Madiun Lanjutkan Kebijakan WFH ASN

Diklaim Hemat Energi 15–20 Persen, Pemkab Madiun Lanjutkan Kebijakan WFH ASN

Pemkab Madiun mengkaji kelanjutan WFH ASN setelah mengklaim penghematan energi 15–20 persen. Aturan lanjutan masih ditunggu.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer