Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Jadikan Koleksi Barang Jadul untuk Media Pembelajaran, Warga Balerejo Ini Raih Penghargaan Wali Kota Madiun

Loditya Fernandes • Selasa, 27 Februari 2024 | 00:00 WIB
BERMANFAAT: Koleksi barang lawas dijadikan Yayan Krisnian Widodo sebagai media pembelajaran di sekolah.
BERMANFAAT: Koleksi barang lawas dijadikan Yayan Krisnian Widodo sebagai media pembelajaran di sekolah.

BALEREJO, Jawa Pos Radar Caruban - Hobi Yayan Krisnian Widodo mengoleksi barang jadul ternyata bermanfaat untuk kemajuan pendidikan. Warga Desa Jerukgulung, Balerejo, itu menjadikan koleksinya media pembelajaran siswanya di SDN Patihan, Kota Madiun.

Itu pula yang membuat Yayan diganjar penghargaan inovasi pembelajaran di sekolah serta masyarakat dalam konservasi naskah kuno dari Wali Kota Madiun tahun lalu.

Hobi Yayan mengoleksi barang lawas bermula iseng mencari uang kuno untuk media pembelajaran pada 2017 lalu. Dia berniat mengenalkan uang modern dan kuno ke anak didiknya.

Dari uang kertas pecahan Rp 50 ribu bergambar mantan Presiden Soeharto, lantas muncul keinginan menambah koleksi. ‘’Akhirnya mulai sering ikut lelang-lelang di Facebook,’’ kenangnya.

Belakangan, selain uang kuno, pria yang berulang tahun setiap 6 November itu mulai mengumpulkan barang jadul lainnya seperti koran, majalah, dan foto. Juga mainan tempo doeloe seperti kartu wayang umbul dan bongkar pasang pakaian. ‘’Ada yang dapat dari hasil lelang, ada juga yang beli di pasar loak,’’ bebernya.

Kini, koleksi ayah dua anak itu mencapai ribuan. Dari beragam koleksinya, Javasche Courant dianggap Yayan paling berkesan. Koleksi terbitan 1880 itu merupakan koran tertua di Indonesia.

Selain itu, potret ibu-ibu anggota perkumpulan NDS Bond jepretan 1951 yang layaknya sosialita zaman dulu. ‘’Yang belum kesampaian punya uang gulden gambar wayang,’’ ujarnya. (odi/aan)

Editor : Wawan Isdarwanto
#media pembelajaran #barang jadul #Kabupaten Madiun #balerejo