MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun - Azzahra Melani Arjisetya membuktikan bahwa gadis desa di Kabupaten Madiun mampu mengharumkan nama bangsa.
Warga Desa Muneng, Kecamatan Pilangkenceng itu sejak kecil sudah jatuh cinta dengan bulu tangkis.
Pun, mulai duduk di bangku TK, Zahra sudah mengikuti pelatihan untuk atlet bulu tangkis di salah satu klub di kotanya.
Hingga terus berlanjut dan kemampuannya pun telah layak diujikan dengan kerap mengikuti turnamen tingkat kota hingga provinsi.
“Paling berkesan saat menang di O2SN (olimpiade olahraga siswa nasional, red) Jatim waktu kelas 9. Sebab saya ikut O2SN tiap tahun sejak SD tapi hanya sampai finalis, tidak sampai juara,” cerita siswa Sekolah Olahraga Pembangunan Jaya Raya, Tangerang Selatan tersebut.
Berkat prestasinya, Zahra berhasil mendapatkan beasiswa SMA di sekolah olahraga bergengsi di Tangerang Selatan.
Pun semenjak masuk sekolah dengan pelatih-pelatih taraf pelatnas (pemusatan latihan nasional, red).
Kemampuan dan prestasi Zahra kian meningkat pesat dan cukup untuk diperhitungkan dalam kejuaran tingkat nasional maupun internasional.
“Terakhir itu ikut di kejuaran Internasional di India dan Kroasia mewakili dari PBSI di tunggal putri,” ujar alumnus SMPN 1 Mejayan itu.
Anak kedua dari tiga bersaudara ini kerap menjuarai sejumlah turnamen nasional. Mulai dari kejuaraan nasional di sejumlah daerah seperti Purwokerto, Bandung dan lain-lain.
Kemudian ajang sirkuit bulu tangkis nasional (sirnas) di Jakarta pada 2022 lalu juga berhasil membawa pulang medali emas di tunggal putri.
Kini, Zahra tengah fokus menyiapkan diri untuk pertandingan bulu tangkis daerah maupun nasional. “Ini sedang jalani pelatihan khusus untuk fisik dan teknik untuk pertandingan-pertandingan elit ke depannya,” imbuhnya. (ryu/aan)
Editor : Mizan Ahsani