Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Tiga Investor Asing Bangun Pabrik di Kabupaten Madiun! Inovasi DPMPTSP Sukses Tumbuhkan Iklim Investasi

Dian Rahayu • Kamis, 27 Maret 2025 | 18:29 WIB
KOORDINASI: Bupati Madiun Hari Wuryanto memberikan pengarahan terhadap para investor asing dan dinas terkait dalam pelaksanaan investasi di Kabupaten Madiun.
KOORDINASI: Bupati Madiun Hari Wuryanto memberikan pengarahan terhadap para investor asing dan dinas terkait dalam pelaksanaan investasi di Kabupaten Madiun.

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Geliat investasi Kabupaten Madiun sudah mekar di triwulan pertama. Ini dibuktikan dengan adanya tiga penanam modal asing (PMA) baru yang akan berinvestasi di Bumi Kampung Pesilat.

Nilai investasinya pun mencapai Rp 60 miliar lebih.

Bupati Madiun Hari Wuryanto mengatakan tiga PMA yang akan menanamkan modal di Kabupaten Madiun ini menjadi salah satu kabar baik dalam seratus hari pertama kinerja di masa kepemimpinannya.

Hal ini sesuai dengan salah satu misi strategis Harmonis, Bersahaja dalam Pembangunan Ekonomi.

Yakni menumbuhkan perekonomian yang pro investasi, maju, sinergi, dan berkelanjutan serta memiliki keunggulan kompetitif, mandiri, dan berdaya saing.

“Kami berterima kasih kepada para investor asing yang sudah memilih Kabupaten Madiun menjadi tempat berinvestasi. Kami akan memberikan pelayanan dan memfasilitasi sebaik mungkin dalam kepengurusan perizinan,” kata Mas Hari Wur-panggilan akrab Bupati Hari Wuryanto- usai menemui para investor asing di Kantor Bupati Madiun, Caruban, Rabu (26/3).

Mas Hari Wur juga berharap keberadaan tiga investor asing baru tersebut juga berdampak pada masyarakat Kabupaten Madiun.

Utamanya dalam terciptanya lapangan kerja untuk mengurangi angka pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

DITERIMA: Tiga investor asing akan menanamkan modal di Kabupaten Madiun tahun ini.
DITERIMA: Tiga investor asing akan menanamkan modal di Kabupaten Madiun tahun ini.

“Dengan pabrik baru ini sedikitnya ada dua ribu lebih tenaga kerja yang akan terserap, saya berharap diprioritaskan warga Kabupaten Madiun asli, nanti kebutuhan kualifikasi pekerjanya seperti apa akan kami sediakan melalui dinas terkait,” tuturnya.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Madiun Arik Krisdiananto menuturkan tiga perusahaan asing tersebut adalah PT Wah Lung Indonesia di Desa Kuwu, Balerejo yang merupakan pabrik mainan.

Kemudian PT Hexon Group Industrial di Desa Pulerejo, Pilangkenceng yang juga pabrik mainan dan PT Fengshuo Konjac Indonesia di Desa Sumbersari, Saradan sebagai pabrik pengolahan porang.

“Mereka dinyatakan positif berinvestasi karena sudah proses pembebasan lahan, kemudian ada yang sudah mengurus izin UKL dan UPL di kementerian dan dalam waktu dekat pertengahan tahun akan dimulai pembangunan,” paparnya.

“Untuk nilai investasi ketiganya total mencapai lebih dari Rp 60 miliar,” lanjut Arik.

Ketiga investor tersebut bisa masuk ke Madiun tak lain dari hasil inovasi kinerja tim DPMPTSP yang solid dalam mempromosikan ke para calon investor di berbagai kesempatan sejak 2024.

Di antaranya mulai dari mengikuti pameran bursa investasi, forum bisnis, melakukan tour bisnis hingga bekerja sama dengan bidang penanaman modal di Provinsi Jawa Timur.

“Upaya tersebut alhamdulillah membuahkan hasil yang baik, ini juga sebagai bukti bahwa kami DPMPTSP siap melayani dan mendampingi para calon investor dalam mengurus perizinan dan sebagainya jika ingin berinvestasi di Kabupaten Madiun,” ujarnya.

“Kami berharap dengan semakin bertambah investor baru ini bisa turut menarik calon-calon investor lainnya untuk berdatangan ke Madiun kedepannya, sehingga misi Pemkab Madiun dalam pembangunan ekonomi dapat terwujud,” tandas Arik. (ryu/aan/*)

Editor : Mizan Ahsani
#pabrik #madiun #investor asing #investasi