Jawa Pos Radar Madiun – Job fair yang digelar Pemkab Madiun di Pendopo Ronggo Djoemeno langsung diserbu pencari kerja (pencaker).
Salah satu stan yang paling ramai adalah milik PT Golden Step Indonesia (GSI), pabrik alas kaki yang baru berdiri di Desa Kuwu, Kecamatan Balerejo.
Hanya dalam hitungan jam, lebih dari 250 lamaran masuk ke stan PT GSI. Padahal, lowongan kerja (loker) yang disediakan hanya 100 posisi.
“Sudah ada 250 lamaran lebih,” ungkap Kepala Bagian HRD PT GSI, Ayu Kurniasari, Jumat (8/5).
Loker yang ditawarkan mencakup posisi operator produksi dan admin kantor.
Ayu menyebut, jumlah loker bisa saja bertambah sesuai kebutuhan operasional. “Saat ini 100 loker, tetapi bisa lebih jika dibutuhkan,” imbuhnya.
Semua lamaran akan melalui proses verifikasi. Kandidat yang lolos kriteria akan dipanggil secara bertahap.
Jika memenuhi syarat, langsung bisa ditempatkan. PT GSI sendiri baru beroperasi di Desa Kuwu belum genap setahun. Pusat perusahaan ini berada di Sidoarjo.
Salah satu pencaker, Selvi Nuraini, mengaku sengaja mengincar pabrik baru.
Selain peluang kerja lebih besar, jaraknya juga mudah dijangkau dari tempat tinggalnya di Desa Balerejo.
Meski begitu, Selvi tidak asal memilih. Ia terlebih dahulu mencari informasi mengenai beban kerja dan gaji dari karyawan yang sudah bekerja.
“Sebelumnya tetap harus cari info dulu,” ujarnya. (odi/aan)
Editor : Hengky Ristanto