Jawa Pos Radar Madiun – Terminal Purboyo Madiun kembali dipadati ribuan pemudik pada arus balik libur panjang Maulid Nabi, Minggu (7/9).
Lonjakan penumpang membuat kedatangan armada diperkirakan tembus 700 bus dengan mayoritas tujuan Surabaya, Jawa Tengah, dan Jogjakarta.
Pengawas Satuan Pelayanan Terminal Purboyo, Ali Imran Hariyadi, mengatakan antisipasi sudah dilakukan sejak awal dengan menyiapkan armada tambahan dari sejumlah perusahaan otobus (PO).
Dari lima bus cadangan yang disiapkan, tiga dinyatakan layak jalan dan langsung diberangkatkan.
“Kami tidak main-main terkait armada tambahan. Semua harus memenuhi syarat kelayakan, mulai dari uji kendaraan, surat resmi, hingga kelengkapan SIM pengemudi,” tegas Imran.
Tambahan armada berasal dari PO Sudiro Tunggak Jaya dan Ponorogo Indah, sebagian besar melayani trayek Madiun–Surabaya.
Selain itu, bus pariwisata juga dikerahkan sebagai bantuan untuk mengurai penumpukan penumpang.
“Kami berikan izin insidentil, satu kali perjalanan pulang-pergi sebagai pengalihan trayek sementara,” jelasnya.
Data mencatat, Jumat (5/9) ada 688 bus dengan 9.717 penumpang yang masuk Terminal Purboyo, sementara Sabtu (6/9) tercatat 607 bus dengan 7.590 penumpang.
Pada hari biasa, terminal tipe A ini melayani 6.000–7.000 penumpang dengan 2.000–3.000 penumpang naik bus.
Imran menambahkan, anomali arus balik juga dipengaruhi kebijakan sejumlah perusahaan besar di Surabaya.
“Banyak manajer pabrik memberi kelonggaran, menggabungkan libur akhir pekan dengan cuti karyawan. Jadi mereka bisa pulang lebih lama,” ungkap warga asal Ngawi itu. (err/her)
Editor : Hengky Ristanto