Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Geger! Roti Berjamur Ditemukan dalam Paket MBG PAUD di Madiun

Dian Rahayu • Selasa, 30 Desember 2025 | 23:22 WIB
SOROTAN MBG: Paket makan bergizi gratis untuk siswa PAUD di Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, ditemukan roti berjamur hingga memicu sidak Dinas Kesehatan. DIAN RAHAYU/RADAR MADIUN
SOROTAN MBG: Paket makan bergizi gratis untuk siswa PAUD di Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, ditemukan roti berjamur hingga memicu sidak Dinas Kesehatan. DIAN RAHAYU/RADAR MADIUN

Jawa Pos Radar Madiun – Program makan bergizi gratis (MBG) di Kabupaten Madiun menuai sorotan.

Sejumlah roti berjamur ditemukan dalam paket MBG yang dibagikan kepada siswa PAUD Al Hidayah, Desa Klorogan, Kecamatan Geger, Senin (29/12).

Temuan tersebut diungkapkan wali murid setelah paket MBG dibawa pulang untuk konsumsi sepekan.

Dalam satu paket berisi 16 item makanan, empat roti aneka jenis diketahui berjamur.

Bahkan, salah satu roti sempat dikonsumsi anak sebelum diketahui kondisinya tidak layak.

“Kami ambil paket MBG dari sekolah untuk seminggu. Setelah dicek di rumah, ada roti yang berjamur. Satu sudah terlanjur dimakan anak,” ujar Abdul Jalil Ghofur, wali murid siswa PAUD Al Hidayah, Senin (29/12).

Abdul menilai insiden tersebut menunjukkan lemahnya pengawasan mutu makanan.

Ia juga menyoroti komposisi menu MBG untuk anak PAUD yang didominasi camilan dan dinilai belum mencukupi kebutuhan gizi balita.

“Ini bukan pertama kali. Minggu sebelumnya juga isinya seperti ini. Anak-anak ini balita, seharusnya kualitas dan gizinya benar-benar diperhatikan,” keluhnya.

Menindaklanjuti keluhan tersebut, Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Assalam di Desa Purworejo, Kecamatan Geger, Selasa (30/12).

Petugas memeriksa lokasi penyimpanan makanan, alur distribusi, serta meminta keterangan dari tim gizi.

Selain itu, petugas Dinkes juga mendatangi UMKM pemasok roti kemasan di wilayah Slambur untuk melakukan penelusuran lebih lanjut.

Hingga pemeriksaan selesai, Dinkes belum menyampaikan keterangan resmi kepada awak media.

Ahli gizi SPPG Assalam Geger, Rizka Nabela, membenarkan adanya pemeriksaan tersebut.

Ia menyebut kedatangan Dinkes untuk mengklarifikasi laporan masyarakat terkait dugaan makanan tidak layak konsumsi.

“Petugas menanyakan proses penerimaan makanan, apakah saat diterima kondisinya baik atau sudah ada jamur,” ujarnya.

Rizka menegaskan, roti yang diterima SPPG dari UMKM pemasok awalnya dalam kondisi layak.

Setelah laporan diterima, pihaknya langsung berkoordinasi dengan sekolah agar makanan bermasalah tidak dikonsumsi siswa.

“Paket MBG yang bermasalah akan kami ganti dengan menu baru dan bentuk berbeda,” katanya.

Ia memastikan ke depan pengawasan mutu makanan akan diperketat.

“Quality control akan kami perbaiki dan bahan makanan akan dicek ulang agar sesuai standar,” pungkasnya. (ryu/aan)

Editor : Hengky Ristanto
#Makan Bergizi Gratis #dinkes madiun #keamanan pangan sekolah #gizi anak #madiun #PAUD Geger #roti berjamur #MBG Kabupaten Madiun