Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Bangga! Pemkab Madiun Raih UHC Award 2026 Kategori Pratama, Beri Jaminan Kesehatan Menyeluruh untuk Masyarakat

Loditya Fernandes • Sabtu, 31 Januari 2026 | 08:00 WIB
PRATAMA: Bupati Madiun, Hari Wuryanto menunjukan penghargaan UHC Award kategori Pratama yang kembali diraih Pemkab Madiun.
PRATAMA: Bupati Madiun, Hari Wuryanto menunjukan penghargaan UHC Award kategori Pratama yang kembali diraih Pemkab Madiun.

Jawa Pos Radar Madiun – Komitmen Pemkab Madiun dalam memberikan jaminan kesehatan bagi seluruh masyarakat kembali berbuah apresiasi nasional.

Pemkab Madiun meraih penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Award 2026 kategori Pratama.

Penghargaan keduanya ini kembali diraih atas capaian kepesertaan BPJS Kesehatan sebesar 98 persen dengan tingkat keaktifan peserta mencapai 80 persen dari total peserta terdaftar.

Penghargaan tersebut diterima Wakil Bupati Madiun, dr Purnomo Hadi saat menghadiri penganugerahan UHC Award 2026 di Ballroom JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (27/1).

‘’Alhamdulillah atas penghargaan yang diperoleh Kabupaten Madiun,” ungkap Bupati Madiun Hari Wuryanto.

Bupati yang akrab disapa Mas Hari Wur itu menegaskan, capaian UHC merupakan wujud nyata komitmen Pemkab Madiun dalam menjamin akses layanan kesehatan bagi seluruh masyarakat.

Dengan terpenuhinya target UHC, warga tidak lagi dibayangi persoalan biaya saat membutuhkan layanan kesehatan.

Program tersebut juga sejalan dengan visi misi Kabupaten Madiun, yakni Bersih, Sehat, dan Sejahtera (Bersahaja).

‘’Masyarakat itu tidak akan mengalami kesulitan apabila mereka sakit, karena sudah ada backup-nya. UHC kita alhamdulillah sudah beres semuanya,” tegasnya.

DEMI MASYARAKAT: Wabup Madiun dr Purnomo Hadi hadir bersama Kadinkes, dr. Heri Setyana dan kepala BPJS Kesehatan setempat menunjukkan piagam penghargaan UHC yang diperoleh.
DEMI MASYARAKAT: Wabup Madiun dr Purnomo Hadi hadir bersama Kadinkes, dr. Heri Setyana dan kepala BPJS Kesehatan setempat menunjukkan piagam penghargaan UHC yang diperoleh.

Upaya mewujudkan jaminan kesehatan menyeluruh itu ditopang ketersediaan sarana dan prasarana layanan kesehatan yang memadai.

Saat ini Pemkab Madiun memiliki dua rumah sakit daerah, 27 puskesmas, serta 50 puskesmas pembantu yang tersebar di seluruh wilayah.

Bupati memastikan peningkatan kualitas fasilitas dan layanan kesehatan akan terus dilakukan secara berkelanjutan.

‘’Kami berharap taraf kesehatan masyarakat bisa terjamin, karena kebutuhan dasar itu menjadi tanggung jawab pemerintah,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun, dr Heri Setyana menjelaskan, penghargaan UHC kategori Pratama diraih melalui upaya konsisten menjaga kepesertaan dan keaktifan peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Dari sekitar 730 ribu penduduk Kabupaten Madiun, sedikitnya 80 persen harus tercatat sebagai peserta aktif BPJS Kesehatan.

‘’Ini wujud komitmen pemkab untuk melindungi masyarakat ketika sewaktu-waktu sakit,” jelasnya.

Menurut dr Heri, capaian tersebut harus terus dikawal agar dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan pada tahun-tahun mendatang.

Pemkab Madiun menargetkan tingkat keaktifan peserta BPJS Kesehatan bisa terus meningkat seiring dukungan fiskal daerah dan kesadaran masyarakat menjaga pola hidup sehat.

‘’Target ini sesuai visi misi Bupati dan Wakil Bupati mewujudkan Madiun Bersahaja,’’ tuturnya.

Acara UHC Award 2026 diikuti jajaran kepala daerah dari seluruh Indonesia, dengan total kehadiran 31 provinsi serta 397 kabupaten/kota.

Penganugerahan tersebut turut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat RI, Abdul Muhaimin Iskandar, Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, serta Direktur Utama BPJS Kesehatan RI, Prof dr Ali Ghufron Mukti.

Wakil Bupati Madiun hadir bersama Kadinkes dan Kepala BPJS Kesehatan setempat. (odi/aan/*)

Editor : Mizan Ahsani
#Bupati Madiun #purnomo hadi #jaminan kesehatan #Kabupaten Madiun #Penghargaan #UHC Award #bpjs kesehatan #universal health coverage #hari wuryanto