Jawa Pos Radar Madiun - Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Kabupaten Madiun periode 2025–2030 resmi dikukuhkan, Senin (9/2).
Prosesi pengukuhan berlangsung di The Sun Hotel Madiun dan dihadiri perwakilan kepala desa se-Kabupaten Madiun yang tergabung dalam PKDI.
Ketua DPC PKDI Kabupaten Madiun Priyanto menegaskan, PKDI menjadi wadah komunikasi dan koordinasi antarkepala desa untuk menyatukan visi dalam membangun desa sekaligus memajukan Kabupaten Madiun.
Pihaknya menekankan pentingnya solidaritas dan sinergi dengan berbagai pihak, termasuk pemkab dan pusat, guna mendukung program prioritas nasional.
“Yang ada hanya satu desa, satu tekad, demi mewujudkan Kabupaten Madiun yang luar biasa,” ujarnya.
Sesuai dengan daftar pengukuhan, DPC PKDI dikomandani Priyanto (Kades Bedoho, Jiwan).
Sedangkan wakil ketua representatif lintas wilayah.
Bambang Sunarja (Kades Sendangrejo, Madiun) didapuk sebagai Wakil Ketua I; Ahmad Pamuji (Kades Ngandung, Geger), Wakil Ketua II; Didik Kuswandi (Kades Klangon, Saradan), Wakil Ketua III; Heru Santoso (Kades Simo, Balerejo), Wakil Ketua IV; Sucipto (Kades Purworejo, Pilangkenceng), Wakil Ketua V; serta Suwito (Kades Klitik, Wonoasri), sebagai Wakil Ketua VI.
Roda organisasi diperkuat Deny Utomo (Kades Ngepeh, Saradan) sebagai Sekretaris I dan Bibit Restiani (Kades Nampu, Gemarang) sebagai Sekretaris II, sementara pengelolaan keuangan dipercayakan kepada Kristiyan Antariksa (Kades Tiron, Madiun) selaku Bendahara I serta Diah Kurniati (Kades Kebonsari) sebagai Bendahara II.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Madiun, Supriyadi menyambut baik terbentuknya kepengurusan baru PKDI.
Dia menilai keberadaan PKDI menjadi embrio kolaborasi dan sinergitas baru antara pemerintah daerah dan pemerintah desa.
“Kami berharap semua desa satu komando dan satu visi dengan pemerintah daerah maupun pemerintah pusat, sehingga seluruh program positif bisa berjalan selaras,” pungkasnya. (chi/aan/*)
Editor : Mizan Ahsani