Jawa Pos Radar Madiun – Operasional seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Madiun terus dikejar.
Hingga kemarin (13/2), tercatat 38 unit SPPG telah beroperasi dari target 43 unit.
Lima SPPG sisanya masih menunggu pembangunan fisik rampung.
“Nanti kalau bangunannya selesai, sudah jadi, ya kami segera laksanakan operasionalnya,” ungkap Bupati Madiun Hari Wuryanto didampingi Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara seusai meresmikan SPPG 3 di Desa Sogo, kemarin (13/2).
Keberadaan SPPG ini memiliki target sasaran yang masif.
Total penerima manfaat di Kabupaten Madiun mencapai 122.000 jiwa.
Hingga kini, 109.000 jiwa sudah ter-cover melalui unit yang telah beroperasi.
Sisa sekitar 13.000 penerima manfaat akan dipenuhi melalui enam unit SPPG yang masih dalam tahap penyelesaian.
Khusus SPPG 3 di Desa Sogo, kapasitas layanan mencakup 1.885 penerima manfaat.
Sasaran meliputi pelajar mulai PAUD, TK, SD, SMP, hingga SMK, serta kelompok rentan seperti ibu hamil dan ibu menyusui.
Bupati menekankan kepatuhan SOP Badan Gizi Nasional (BGN) dalam penyajian porsi makanan.
Tujuannya agar program benar-benar membentuk masyarakat sehat dan cerdas.
“Harus sesuai SOP, hati-hati pokoknya. Makanya saya selalu tekankan karena yang dilayani banyak sekali. Supaya betul-betul sesuai yang diharapkan Pak Prabowo, ingin membentuk masyarakat senang, sehat, bergizi dan cerdas anak-anaknya,” tambahnya.
Pemkab Madiun juga memastikan ketersediaan bahan baku melalui kolaborasi antar daerah.
Kabupaten Madiun diakuinya masih kekurangan telur, ayam, dan sayur.
Karena itu dilakukan kerja sama pertukaran komoditas dengan Kabupaten Magetan.
“Kalau tidak ada kerja sama fluktuasi harga terlalu tajam. Tapi kalau sudah ada kerja sama kan tidak ada,” tuturnya.
Selain bupati, peluncuran SPPG 2 dan 3 binaan Polres Madiun turut dihadiri Wakil Bupati Madiun dr. Purnomo Hadi, Ketua DPRD Fery Sudarsono, jajaran forkopimda, serta OPD terkait.
Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara menegaskan, pembangunan SPPG menjadi bentuk nyata komitmen bersama.
“Pembangunan SPPG adalah bentuk nyata komitmen bersama dalam mencapai swasembada pangan dan membangun generasi emas nasional,” tegasnya. (odi/aan)
Editor : Hengky Ristanto