Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Pohon Trembesi Raksasa Tumbang di Geger Madiun, Jalur Kaibon–Nglandung Lumpuh 1,5 Jam

Loditya Fernandes • Senin, 16 Februari 2026 | 19:30 WIB
POTONG: Petugas BPBD bersama relawan bahu membahu memotong pohon trembesi raksasa yang menutup jalur Kaibon–Nglandung di Kecamatan Geger. LODITYA FERNANDES/RADAR MADIUN
POTONG: Petugas BPBD bersama relawan bahu membahu memotong pohon trembesi raksasa yang menutup jalur Kaibon–Nglandung di Kecamatan Geger. LODITYA FERNANDES/RADAR MADIUN

Jawa Pos Radar Madiun – Pohon trembesi berusia puluhan tahun roboh dan melintang di tengah jalan raya.

Akibatnya, akses utama yang menghubungkan wilayah Kaibon dan Nglandung di Kecamatan Geger sempat lumpuh total, Senin (16/2).

Anggota Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Madiun Mursito mengatakan, pihaknya menerima laporan warga sekitar pukul 06.00 lebih sedikit.

Tim Reaksi Cepat (TRC) langsung bergerak ke lokasi.

“Kami menerima laporan dari warga dan rekan Tim Reaksi Cepat (TRC) di wilayah Nglandung sekitar jam enam lebih sedikit. Tim langsung bergerak cepat merapat ke lokasi,” ungkapnya.

Pohon trembesi yang roboh pukul 06.00 itu tergolong raksasa.

Diameternya mencapai 1,5 meter dengan tinggi sekitar 10 meter.

Robohnya pohon juga merusak warung dawet di pinggir jalan.

Beruntung tidak ada korban jiwa. Saat kejadian, warung dalam kondisi kosong.

“Kebetulan warungnya belum buka. Harusnya jam segitu sudah mulai jualan, tapi alhamdulillah pemiliknya belum datang sehingga selamat,” imbuhnya.

Warga yang melintas di jalur antar desa tersebut harus menunggu sekitar 1,5 jam selama proses evakuasi.

Arus lalu lintas baru kembali normal setelah seluruh material pohon berhasil dipinggirkan oleh tim gabungan.

Kerugian material akibat kerusakan warung masih dalam pendataan.

Diduga, robohnya pohon dipicu hujan deras yang mengguyur wilayah Geger sejak malam sebelumnya.

Kondisi tanah yang gembur membuat perakaran pohon tua itu tak lagi sanggup menahan beban batang yang besar.

“Alhamdulillah semua sudah terevakuasi semuanya,” tuturnya.

Proses evakuasi berlangsung cukup dramatis. Tim gabungan dari BPBD, Pemadam Kebakaran (Damkar), personel Polsek Geger, serta relawan berjibaku memotong batang pohon menggunakan gergaji mesin.

Mengingat curah hujan masih tinggi di wilayah Kabupaten Madiun, BPBD mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan.

“Kami minta warga segera melapor ke kantor BPBD atau aparat setempat jika melihat ada pohon yang kondisinya membahayakan agar bisa segera dievakuasi sebelum jatuh korban,” tegasnya. (odi/aan)

Editor : Hengky Ristanto
#jalur Kaibon Nglandung #BPBD Kabupaten Madiun #geger madiun #pohon tumbang madiun #akses jalan lumpuh Aceh #madiun #trembesi tumbang