Jawa Pos Radar Madiun – Pencuri memanfaatkan libur panjang sekolah untuk beraksi di SDN Tiron 02, Desa Tiron.
Belasan perangkat chromebook milik sekolah raib setelah pelaku membobol ruang kepala sekolah dan ruang guru.
Aksi pencurian itu diperkirakan terjadi dini hari, Selasa (17/2).
“Kejadiannya diketahui sekitar pukul 05.00 WIB,” ungkap Andri Al Hamid, guru setempat.
Aksi pencurian pertama kali diketahui Dadang, penjaga sekolah, saat datang untuk membuka lingkungan sekolah.
Saat berkeliling, Dadang mendapati salah satu jendela ruang kepala sekolah dalam kondisi rusak diduga dicongkel.
Mengetahui adanya kejanggalan, penjaga sekolah segera menghubungi guru dan kepala sekolah untuk datang ke lokasi.
“Saya dihubungi penjaga sekolah bahwa sekolah dibobol maling,” kata Andri.
Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Nglames.
Petugas bersama Tim Inafis Polres Madiun datang ke lokasi, memasang garis polisi, dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk kepentingan penyelidikan.
Dua ruangan yang menjadi sasaran dipasangi garis polisi.
Petugas juga memeriksa sejumlah titik akses masuk yang diduga digunakan pelaku.
“Petugas langsung melakukan olah TKP pagi tadi (kemarin),” imbuhnya.
Dari hasil pendataan sementara, sedikitnya 12 unit chromebook, satu laptop, dan satu hard disk raib digondol pencuri.
Ironisnya, kamera CCTV di sekolah kebetulan dalam kondisi rusak sejak tiga bulan terakhir.
Akibatnya, aksi pelaku menggasak perangkat sekolah tidak terekam.
“Kamera CCTV sedang trouble, jadi tidak ada rekaman,” beber Andri. (odi/aan)
Editor : Hengky Ristanto