Jawa Pos Radar Madiun – Kecelakaan lalu lintas di perlintasan sebidang kembali mengganggu perjalanan kereta api.
Insiden terjadi di perlintasan JPL 105 Km 128+630 petak jalan Saradan–Bagor, Rabu dini hari (25/2) sekitar pukul 03.07 WIB.
Peristiwa bermula saat petugas perlintasan menutup palang untuk mengamankan perjalanan KA 246B Majapahit.
Namun, dump truk yang telah berhenti di depan perlintasan tertabrak truk tronton dari arah belakang hingga kedua kendaraan terseret dan menghalangi jalur rel.
Manager Humas PT KAI Daop 7 Madiun Tohari mengatakan kecelakaan tersebut berdampak langsung terhadap operasional perjalanan kereta api.
’’KAI sangat menyayangkan kecelakaan di perlintasan sebidang yang berdampak pada terganggunya perjalanan kereta api. Perlintasan sebidang merupakan titik rawan yang membutuhkan kedisiplinan pengguna jalan,’’ ujarnya.
Akibat jalur tertutup kendaraan, perjalanan KA Majapahit sempat dihentikan sementara di Km 129+8.
Petugas melakukan penanganan darurat dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mempercepat evakuasi.
Jalur hilir kembali dapat dilalui pukul 04.10 WIB.
Sementara evakuasi dump truk di jalur hulu selesai pukul 05.42 WIB sehingga perjalanan kereta kembali normal.
Insiden tersebut menyebabkan gangguan terhadap lima perjalanan kereta api dengan total keterlambatan mencapai 428 menit.
Kereta terdampak meliputi KA Majapahit, KA Malabar, KA Gajayana, KA Jayakarta, dan KA Mutiara Selatan.
Selain itu, kecelakaan juga merusak fasilitas perlintasan berupa palang pintu.
Petugas masih melakukan perbaikan agar sistem keselamatan kembali berfungsi optimal.
KAI Daop 7 Madiun mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan saat melintas di perlintasan sebidang.
’’Pastikan kondisi aman dan tidak ada kereta api yang melintas sebelum menyeberang,’’ tegas Tohari. (her)
Editor : Hengky Ristanto