alexametrics
33.7 C
Madiun
Thursday, September 29, 2022

Cegah Hipertensi Jadi Komplikasi

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Pasien penyakit hipertensi alias tekanan darah tinggi kini mendapat perhatian lebih. Di Puskesmas Demangan, misalnya, kondisi kesehatan mereka dipantau melalui program Aksi Kendalikan Hipertensi dengan Kartu Kendali Pasien atau dikenal dengan akronim Si Pendekar Kapas.

‘’Melalui kartu Si Pendekar Kapas ini petugas kesehatan dapat memantau kepatuhan pasien hipertensi agar kontrol rutin dan berobat secara teratur,’’ ujar Sub Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Kreatif Dinas Kesehataan Kota Madiun Retno Enur, Sabtu (17/9).

Dia menyebutkan, pasien hipertensi yang memiliki kartu Si Pendekar Kapas bakal tercatat dalam Google Spreadsheet Reminder. Pun, mereka akan mendapatkan perhatian khusus petugas melalui notifikasi untuk melakukan kontrol dan pengobatan secara rutin. ‘’Jika tidak kontrol dan berobat rutin, hipertensi bisa menimbulkan komplikasi,’’ ungkapnya.

Baca Juga :  Wujud Omicron Mirip Bola Bergerigi

Retno menyampaikan, program Si Pendekar Kapas di Puskesmas Demangan saat ini masih dalam tahap uji coba. ‘’Nantinya akan dievaluasi. Jika terbukti efektif, program itu juga akan dikembangkan di puskesmas lain,’’ tuturnya. (mg4/c1/isd)

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Pasien penyakit hipertensi alias tekanan darah tinggi kini mendapat perhatian lebih. Di Puskesmas Demangan, misalnya, kondisi kesehatan mereka dipantau melalui program Aksi Kendalikan Hipertensi dengan Kartu Kendali Pasien atau dikenal dengan akronim Si Pendekar Kapas.

‘’Melalui kartu Si Pendekar Kapas ini petugas kesehatan dapat memantau kepatuhan pasien hipertensi agar kontrol rutin dan berobat secara teratur,’’ ujar Sub Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Kreatif Dinas Kesehataan Kota Madiun Retno Enur, Sabtu (17/9).

Dia menyebutkan, pasien hipertensi yang memiliki kartu Si Pendekar Kapas bakal tercatat dalam Google Spreadsheet Reminder. Pun, mereka akan mendapatkan perhatian khusus petugas melalui notifikasi untuk melakukan kontrol dan pengobatan secara rutin. ‘’Jika tidak kontrol dan berobat rutin, hipertensi bisa menimbulkan komplikasi,’’ ungkapnya.

Baca Juga :  Epidemiolog soal Hepatitis Misterius, Pemerintah Wajib Proteksi Dini

Retno menyampaikan, program Si Pendekar Kapas di Puskesmas Demangan saat ini masih dalam tahap uji coba. ‘’Nantinya akan dievaluasi. Jika terbukti efektif, program itu juga akan dikembangkan di puskesmas lain,’’ tuturnya. (mg4/c1/isd)

Most Read

Artikel Terbaru

/