alexametrics
23.2 C
Madiun
Sunday, May 29, 2022

Dindik Pacitan Turun Tangan Bantu Percepatan Vaksinasi Anak

PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun – Dinas pendidikan (dindik) memastikan 44 ribu anak usia 6 hingga 11 tahun bakal mendapatkan jatah vaksinasi sesuai yang telah ditargetkan. Selama 25 hari ke depan, percepatan vaksinasi digencarkan ke 528 SD/MI.

Kepala Dindik Pacitan Daryono telah menginstruksikan seluruh kepala sekolah agar sudi mendukung percepatan vaksinasi. Minimal menyosialisasikan serta mengajak siswa di sekolahnya agar bersedia disuntik. Edukasi perlu digencarkan agar penyuntikan massal itu tak jadi momok menakutkan. ”Sebelum vaksin, kami minta izin pada orang tuanya. Kami juga minta bantuan wali kelas saat skrining. Mulai pengisian data sampai riwayat kesehatannya,” ujar Daryono, Jumat (17/12).

Dia berharap sekolah lekas mendapat kesempatan menambah jam pelajaran. Juga menambah jumlah kehadiran siswa. Itu jika target percepatan vaksinasi telah terpenuhi. Dindik tetap tak ingin terburu-buru sembari menanti kejelasan aturan lanjutan dari Kementerian Pendidikan. ‘’Semoga lekas diperbolehkan tatap muka 100 persen,” tuturnya. (gen/c1/fin/her)

Baca Juga :  Anomali Cuaca, Nyamuk Merajalela

PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun – Dinas pendidikan (dindik) memastikan 44 ribu anak usia 6 hingga 11 tahun bakal mendapatkan jatah vaksinasi sesuai yang telah ditargetkan. Selama 25 hari ke depan, percepatan vaksinasi digencarkan ke 528 SD/MI.

Kepala Dindik Pacitan Daryono telah menginstruksikan seluruh kepala sekolah agar sudi mendukung percepatan vaksinasi. Minimal menyosialisasikan serta mengajak siswa di sekolahnya agar bersedia disuntik. Edukasi perlu digencarkan agar penyuntikan massal itu tak jadi momok menakutkan. ”Sebelum vaksin, kami minta izin pada orang tuanya. Kami juga minta bantuan wali kelas saat skrining. Mulai pengisian data sampai riwayat kesehatannya,” ujar Daryono, Jumat (17/12).

Dia berharap sekolah lekas mendapat kesempatan menambah jam pelajaran. Juga menambah jumlah kehadiran siswa. Itu jika target percepatan vaksinasi telah terpenuhi. Dindik tetap tak ingin terburu-buru sembari menanti kejelasan aturan lanjutan dari Kementerian Pendidikan. ‘’Semoga lekas diperbolehkan tatap muka 100 persen,” tuturnya. (gen/c1/fin/her)

Baca Juga :  Overthinking Hambat Aktivitas-Performa Kerja

Most Read

Artikel Terbaru

/