alexametrics
26.1 C
Madiun
Saturday, May 28, 2022

300 Lembar Masker Gratis Habis Sehari

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Gerai masker gratis yang tersebar di beberapa sudut Kota Madiun bakal terus ada selagi pandemi Covid-19 belum usai. Selain memfasilitasi warga, keberadaannya juga sebagai pengingat agar protokol kesehatan (prokes) tetap harus dijalankan hingga virus korona benar-benar sirna.

Wali Kota Maidi mengklaim gerai masker gratis terbukti membantu warga. Gerai di Sumber Wangi, misalnya, sekitar 300 lembar masker ludes dalam sehari. Itu belum termasuk gerai lain di beberapa titik. ‘’Per hari bisa sampai 200-300 masker,’’ katanya, Minggu (19/12).

Beberapa gerai tampak di fasilitas umum seperti di balai kota, rumah dinas, dan lapak UMKM kelurahan. Serta tiga gerai mobile yang keliling dan ngepos di area publik. ‘’Agar masyarakat bisa mendapatkan masker gratis dan mengingatkan prokes tetap jadi kebutuhan,’’ ujar Maidi.

Baca Juga :  Keraton Surakarta Gelontor 20 Ribu Dosis ke Pacitan

Gerai masker diinisiasi wali kota sekitar Agustus lalu. Ketika kasus Covid-19 meledak. Meski saat ini terus melandai, Maidi menyebut gerai masker tidak akan ditutup. Kecuali status pandemi Covid-19 resmi dicabut. ‘’Terus, tidak ada batasnya,’’ ucapnya.

Seluruh gerai masker disuplai pemkot. Tiap hari disiapkan stok 100 ribu lembar masker untuk seluruh gerai. Itu dari kepedulian berbagai pihak yang menyalurkan bantuan melalui pemerintah. Pun wali kota membagikan masker di sela-sela agenda kerjanya. Termasuk suplemen, vitamin, susu, maupun sembako. ‘’Siapa pun bisa mendapatkan masker gratis, entah warga kota maupun luar kota,’’ tuturnya. (kid/c1/sat/her)

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Gerai masker gratis yang tersebar di beberapa sudut Kota Madiun bakal terus ada selagi pandemi Covid-19 belum usai. Selain memfasilitasi warga, keberadaannya juga sebagai pengingat agar protokol kesehatan (prokes) tetap harus dijalankan hingga virus korona benar-benar sirna.

Wali Kota Maidi mengklaim gerai masker gratis terbukti membantu warga. Gerai di Sumber Wangi, misalnya, sekitar 300 lembar masker ludes dalam sehari. Itu belum termasuk gerai lain di beberapa titik. ‘’Per hari bisa sampai 200-300 masker,’’ katanya, Minggu (19/12).

Beberapa gerai tampak di fasilitas umum seperti di balai kota, rumah dinas, dan lapak UMKM kelurahan. Serta tiga gerai mobile yang keliling dan ngepos di area publik. ‘’Agar masyarakat bisa mendapatkan masker gratis dan mengingatkan prokes tetap jadi kebutuhan,’’ ujar Maidi.

Baca Juga :  BPJS Kesehatan Minta Akreditasi Rumah Sakit Harus Pasti

Gerai masker diinisiasi wali kota sekitar Agustus lalu. Ketika kasus Covid-19 meledak. Meski saat ini terus melandai, Maidi menyebut gerai masker tidak akan ditutup. Kecuali status pandemi Covid-19 resmi dicabut. ‘’Terus, tidak ada batasnya,’’ ucapnya.

Seluruh gerai masker disuplai pemkot. Tiap hari disiapkan stok 100 ribu lembar masker untuk seluruh gerai. Itu dari kepedulian berbagai pihak yang menyalurkan bantuan melalui pemerintah. Pun wali kota membagikan masker di sela-sela agenda kerjanya. Termasuk suplemen, vitamin, susu, maupun sembako. ‘’Siapa pun bisa mendapatkan masker gratis, entah warga kota maupun luar kota,’’ tuturnya. (kid/c1/sat/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/