alexametrics
23.5 C
Madiun
Friday, May 27, 2022

Gelar Pengobatan Gratis, Dokter Ema Blusukan Desa Kare dan Garon

MADIUN – Pentingnya pola hidup sehat di tengah masyarakat, baik pinggiran maupun perkotaan, terus digelorakan dr Dewi Ema Anindia.

Selasa (23/10), aktivis bidang kesehatan dan pendidikan itu blusukan ke Desa/Kecamatan Kare dan Garon, Balerejo, untuk memberikan penyuluhan, pengecekan, dan pengobatan gratis.

Dalam penyuluhannya, Ema menekankan pentingnya menjaga kesehatan penerapan pola hidup sehat di tengah masyarakat. Termasuk menyampaikan pentinya asuransi kesehatan lewat program pemerintah.

’’Bukan karena masyarakat mengabaikan kesehatan, tapi karena pemahamannya masih kurang. Itu tujuan kami ada di sini,’’ ujar Ema.

Di dua desa itu, dokter cantik pendiri organisasi sosial Hope for All Indonesia tersebut juga menggelar pengecekan dan pengobatan gratis.

Baca Juga :  Anggota DPRD Kota Kediri Celaka di Tol Ngawi-Kertosono, Mobil Nyungsep ke Parit

’’Kebanyakan penyakit yang kami temukan dipengaruhi pola makan seperti diabetes, darah tinggi, dan stroke,’’ urai alumnus Universitas Pelita Harapan itu.

Perempuan yang kerap diundang mengisi acara talkshow di stasiun televisi nasional itu berharap, kegiatan sosial yang telah dilakukan dapat menginspirasi pihak-pihak lain dari berbagai kompetensi.

’’Bagi kami yang terpenting masyarakat terbantu, pemahamannya tentang kesehatan bertambah, sehingga dampak positifnya meluas ke semua sektor,’’ pungkasnya. (ian/bar/isd)

MADIUN – Pentingnya pola hidup sehat di tengah masyarakat, baik pinggiran maupun perkotaan, terus digelorakan dr Dewi Ema Anindia.

Selasa (23/10), aktivis bidang kesehatan dan pendidikan itu blusukan ke Desa/Kecamatan Kare dan Garon, Balerejo, untuk memberikan penyuluhan, pengecekan, dan pengobatan gratis.

Dalam penyuluhannya, Ema menekankan pentingnya menjaga kesehatan penerapan pola hidup sehat di tengah masyarakat. Termasuk menyampaikan pentinya asuransi kesehatan lewat program pemerintah.

’’Bukan karena masyarakat mengabaikan kesehatan, tapi karena pemahamannya masih kurang. Itu tujuan kami ada di sini,’’ ujar Ema.

Di dua desa itu, dokter cantik pendiri organisasi sosial Hope for All Indonesia tersebut juga menggelar pengecekan dan pengobatan gratis.

Baca Juga :  Hari Pertama UNBK Se-eks Karesidenan Madiun Kacau

’’Kebanyakan penyakit yang kami temukan dipengaruhi pola makan seperti diabetes, darah tinggi, dan stroke,’’ urai alumnus Universitas Pelita Harapan itu.

Perempuan yang kerap diundang mengisi acara talkshow di stasiun televisi nasional itu berharap, kegiatan sosial yang telah dilakukan dapat menginspirasi pihak-pihak lain dari berbagai kompetensi.

’’Bagi kami yang terpenting masyarakat terbantu, pemahamannya tentang kesehatan bertambah, sehingga dampak positifnya meluas ke semua sektor,’’ pungkasnya. (ian/bar/isd)

Most Read

Artikel Terbaru

/