27.2 C
Madiun
Friday, December 9, 2022

Ramuan Herbal Bisa Gantikan Obat Sirup pada Anak

Jawa Pos Radar Madiun – Larangan obat sirup tak perlu disikapi para orang tua dengan panik berlebih. Ramuan herbal atau jamu sama manjurnya dengan obat kimia dalam mengobati penyakit anak. Namun orang tua tak boleh sembarangan.

‘’Ramuan herbal saat ini bisa dijadikan pilihan, tapi konsultasikan dulu dengan dokter,’’ ujar Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Magetan Rohmat Hidayat, Senin (24/10).

Rohmat tunjuk contoh cara menurunkan demam pada bayi yang berusia enam hingga 12 bulan. Orang tua bisa menambahkan kunyit maksimal seperempat sendok teh pada susu bayi. Ramuan ini diberikan tiga kali dalam sehari. ‘’Tapi tidak disarankan jika anak memiliki alergi terhadap kunyit,’’ terangnya.

Baca Juga :  Tiga Bocah Seberangi Sungai Catur, Dua Hanyut, Satu Selamat

Obat batuk pilek untuk anak juga bisa digantikan ramuan madu, bawang, jahe, dan jeruk peras. Takarannya, 30 mililiter madu murni, satu siung bawang merah dan putih yang dicincang, 10 gram jahe cincang, dan air jeruk peras. ‘’Sekali lagi, konsultasikan dengan dokter,’’ pesannya.

Berbagai ramuan herbal lain, lanjut Rohmat, memiliki khasiat yang nyaris sama dengan obat kimia. Misalnya, sebagai antioksidan, mengurangi peradangan, menurunkan demam, penekan refleks batuk, hingga menguatkan daya tahan tubuh.

Yang perlu diperhatikan, ini pertolongan pertama yang dapat diberikan dalam waktu satu hari. ‘’Kalau tidak ada perubahan, bawa ke puskesmas atau dokter supaya mendapat penanganan yang tepat,’’ jelas Rohmat. (mg1/naz)

Jawa Pos Radar Madiun – Larangan obat sirup tak perlu disikapi para orang tua dengan panik berlebih. Ramuan herbal atau jamu sama manjurnya dengan obat kimia dalam mengobati penyakit anak. Namun orang tua tak boleh sembarangan.

‘’Ramuan herbal saat ini bisa dijadikan pilihan, tapi konsultasikan dulu dengan dokter,’’ ujar Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Magetan Rohmat Hidayat, Senin (24/10).

Rohmat tunjuk contoh cara menurunkan demam pada bayi yang berusia enam hingga 12 bulan. Orang tua bisa menambahkan kunyit maksimal seperempat sendok teh pada susu bayi. Ramuan ini diberikan tiga kali dalam sehari. ‘’Tapi tidak disarankan jika anak memiliki alergi terhadap kunyit,’’ terangnya.

Baca Juga :  Tepis Wabah Hepatitis, Dinkes Pastikan Ponorogo Tak Tertular Pacitan

Obat batuk pilek untuk anak juga bisa digantikan ramuan madu, bawang, jahe, dan jeruk peras. Takarannya, 30 mililiter madu murni, satu siung bawang merah dan putih yang dicincang, 10 gram jahe cincang, dan air jeruk peras. ‘’Sekali lagi, konsultasikan dengan dokter,’’ pesannya.

Berbagai ramuan herbal lain, lanjut Rohmat, memiliki khasiat yang nyaris sama dengan obat kimia. Misalnya, sebagai antioksidan, mengurangi peradangan, menurunkan demam, penekan refleks batuk, hingga menguatkan daya tahan tubuh.

Yang perlu diperhatikan, ini pertolongan pertama yang dapat diberikan dalam waktu satu hari. ‘’Kalau tidak ada perubahan, bawa ke puskesmas atau dokter supaya mendapat penanganan yang tepat,’’ jelas Rohmat. (mg1/naz)

Most Read

Artikel Terbaru

/