alexametrics
25.6 C
Madiun
Friday, May 20, 2022

Wujud Omicron Mirip Bola Bergerigi

PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun – Seperti apa gerangan bentuk Omicron, varian baru Covid-19? Apakah seperti bola karet duri (bergerigi) mainan anak-anak yang warnanya merah? Menurut Dany Farida, dokter patologi klinik di RSUD dr Harjono Ponorogo, antara bentuk Omicron dan varian Delta yang pernah menggemparkan Indonesia akibat angka kesakitan tinggi ternyata sama. ‘’Tidak ada perbedaan kalau dilihat dengan mikroskop elektron karena berasal dari indukan virus yang sama,’’ kata Dany kemarin (28/1).

Mikroskop elektron yang kuat akan mampu memperbesar dua juta kali wujud asli virus korona. Dany menegaskan bahwa setiap varian virus memiliki karakter berbeda-beda. Penularan Omicron juga cepat, namun tidak bergejala berat layaknya varian Delta. Sebenarnya, varian virus itu muncul akibat susunan asam basa yang bermutasi. ‘’Di dalam virus ada struktur lapisan bagian luar, tengah, dan dalam,’’ jelasnya.

Dany menambahkan, varian Omicron berasal dari satu gen yang keluar dan membentuk virus baru. Yakni, dari gen S yang bermutasi. Alat swab polymerase chain reaction (PCR) khusus gen S tak akan mampu mendeteksi Omicron. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) selama ini mensyaratkan penggunaan PCR yang minimal dapat mengendus dua gen. Nah, alat PCR milik RSUD dr Harjono bisa mengindra gen N dan ORF. ‘’Sudah dapat mendeteksi varian Omicron,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Vaksin Antikorona AstraZeneca Habis

Sedangkan peranti whole genome sequencing (WGS) yang belakangan kerap disebut-sebut ternyata dipakai untuk menentukan varian virus. Dany selama ini belum pernah mengirimkan sampel PCR ke Surabaya untuk naik tahap penelitian WGS. Sebab, tidak ada temuan cycle threshold (CT) value atau nilai ambang batas virus di bawah angka 30. ‘’Artinya reaksi positif kuat dengan jumlah partikel virus yang terdeteksi cukup banyak. CT value di bawah 30 patut dicurigai adanya mutasi virus,’’ ungkapnya. (mg7/c1/hw)

PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun – Seperti apa gerangan bentuk Omicron, varian baru Covid-19? Apakah seperti bola karet duri (bergerigi) mainan anak-anak yang warnanya merah? Menurut Dany Farida, dokter patologi klinik di RSUD dr Harjono Ponorogo, antara bentuk Omicron dan varian Delta yang pernah menggemparkan Indonesia akibat angka kesakitan tinggi ternyata sama. ‘’Tidak ada perbedaan kalau dilihat dengan mikroskop elektron karena berasal dari indukan virus yang sama,’’ kata Dany kemarin (28/1).

Mikroskop elektron yang kuat akan mampu memperbesar dua juta kali wujud asli virus korona. Dany menegaskan bahwa setiap varian virus memiliki karakter berbeda-beda. Penularan Omicron juga cepat, namun tidak bergejala berat layaknya varian Delta. Sebenarnya, varian virus itu muncul akibat susunan asam basa yang bermutasi. ‘’Di dalam virus ada struktur lapisan bagian luar, tengah, dan dalam,’’ jelasnya.

Dany menambahkan, varian Omicron berasal dari satu gen yang keluar dan membentuk virus baru. Yakni, dari gen S yang bermutasi. Alat swab polymerase chain reaction (PCR) khusus gen S tak akan mampu mendeteksi Omicron. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) selama ini mensyaratkan penggunaan PCR yang minimal dapat mengendus dua gen. Nah, alat PCR milik RSUD dr Harjono bisa mengindra gen N dan ORF. ‘’Sudah dapat mendeteksi varian Omicron,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Keraton Surakarta Gelontor 20 Ribu Dosis ke Pacitan

Sedangkan peranti whole genome sequencing (WGS) yang belakangan kerap disebut-sebut ternyata dipakai untuk menentukan varian virus. Dany selama ini belum pernah mengirimkan sampel PCR ke Surabaya untuk naik tahap penelitian WGS. Sebab, tidak ada temuan cycle threshold (CT) value atau nilai ambang batas virus di bawah angka 30. ‘’Artinya reaksi positif kuat dengan jumlah partikel virus yang terdeteksi cukup banyak. CT value di bawah 30 patut dicurigai adanya mutasi virus,’’ ungkapnya. (mg7/c1/hw)

Most Read

Artikel Terbaru

/