Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

5 Manfaat Rosemary Oil untuk Pertumbuhan Rambut dan Kesehatan Kulit Kepala

Yunita Tri Desianti • Kamis, 18 Desember 2025 | 23:31 WIB

 

Ilustrasi rosemary oil.
Ilustrasi rosemary oil.

Jawa Pos Radar Madiun - Rosemary oil merupakan minyak esensial yang diekstrak dari pucuk daun tanaman Rosmarinus officinalis.

Tanaman herbal aromatik ini telah lama dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional, perawatan tubuh, hingga aromaterapi karena aromanya yang segar dan menenangkan.

Di balik wanginya, rosemary oil juga dikenal memiliki manfaat potensial untuk kesehatan rambut dan kulit kepala.

Berbagai kandungan aktif di dalamnya diyakini mampu membantu mengurangi kerontokan, merangsang pertumbuhan rambut, hingga menjaga kondisi kulit kepala tetap sehat.

Kandungan Aktif dalam Rosemary Oil

Rosemary oil mengandung senyawa aktif seperti asam karnosat, karnosol, dan asam rosmarinat yang bersifat antioksidan, antiradang, dan antimikroba.

Sejak ribuan tahun lalu, senyawa-senyawa ini dimanfaatkan untuk menunjang kesehatan rambut, kulit, hingga fungsi otak.

 Baca Juga: Musim Hujan Jangan Sampai Kesehatan Drop! 6 Cara Menjaga Imun Tubuh Tetap Stabil

Rosemary oil juga mengandung vitamin A, vitamin C, vitamin B1, vitamin B6, folat, serta mineral seperti kalsium, magnesium, dan zat besi.

Meski kaya nutrisi, rosemary oil tidak untuk dikonsumsi dan hanya digunakan secara topikal atau melalui aromaterapi.

Manfaat Rosemary Oil untuk Rambut

Berikut lima manfaat rosemary oil yang dapat dirasakan bila digunakan secara rutin sebagai perawatan rambut.

1. Mengurangi Kerontokan Rambut

Menurut American Academy of Dermatology Association (AAD), rambut rontok normal berkisar 50–100 helai per hari.

Namun, jika terjadi berlebihan dan terus-menerus, kondisi ini dapat meningkatkan risiko kebotakan.

Senyawa antioksidan dalam rosemary oil membantu melawan radikal bebas yang dapat merusak folikel rambut.

Selain itu, sifat antibakteri dan antijamurnya berpotensi mengurangi infeksi kulit kepala yang turut memicu kerontokan.

2. Mempercepat Pertumbuhan Rambut

Penelitian yang dipublikasikan dalam Skinmed (2015) menunjukkan bahwa penggunaan rosemary oil selama enam bulan dapat meningkatkan pertumbuhan rambut pada penderita kebotakan.

Efektivitasnya bahkan disebut sebanding dengan minoksidil 2%.

Kandungan camphor dalam rosemary oil juga membantu melancarkan aliran darah di kulit kepala, sehingga folikel rambut mendapatkan nutrisi yang lebih optimal untuk tumbuh.

3. Membuat Rambut Lebih Halus dan Berkilau

Rambut kusam dan kering dapat dicegah dengan penggunaan rosemary oil secara rutin.

Penelitian dalam Journal of Food Measurement and Characterization (2018) menyebutkan bahwa rosemary oil mengandung asam lemak seperti asam linoleat dan asam oleat.

Asam lemak ini membantu membentuk lapisan pelindung pada batang rambut, menjaga kelembapan, dan mengurangi penguapan air, sehingga rambut tampak lebih halus dan berkilau.

4. Mengurangi Ketombe

Ketombe sering dipicu oleh pertumbuhan jamur Malassezia di kulit kepala. Rosemary oil mengandung senyawa seperti alfa-pinene, linalool, dan 1,8-cineole yang memiliki sifat antijamur.

Riset dalam Journal de Mycologie Médicale (2016) menunjukkan potensi rosemary oil dalam menghambat pertumbuhan jamur, meski penelitian ini masih terbatas pada uji laboratorium dan memerlukan kajian lebih lanjut pada manusia.

5. Memperlambat Munculnya Uban 

Penggunaan rosemary untuk mencegah uban dini cukup populer secara tradisional. Radikal bebas diketahui dapat merusak pigmen rambut alami, sehingga memicu munculnya uban. (cor)

 

Editor : Andi Chorniawan
#uban #rosemary oil #manfaat #kulit kepala #rambut