Jawa Pos Radar Madiun - Rasa kantuk saat puasa sering muncul di tengah hari, terutama ketika energi mulai menurun.
Di kantor, kondisi ini bisa mengganggu fokus dan produktivitas dalam bekerja.
Namun, ada beberapa cara mengatasi yang bisa dilakukan agar tetap segar meski sedang berpuasa.
1. Konsumsi Sahur Bergizi Seimbang
Kunci utama agar tidak mudah mengantuk adalah sahur yang tepat.
Pilih menu dengan:
Karbohidrat kompleks (nasi merah, oatmeal, roti gandum)
Protein (telur, ayam, ikan)
Serat dari sayur dan buah
Lemak sehat
Nutrisi seimbang membantu menjaga kestabilan energi lebih lama dan mencegah rasa lemas saat bekerja.
Jika diperlukan, tambahkan suplemen vitamin sesuai anjuran tenaga kesehatan untuk menjaga daya tahan tubuh.
2. Cuci Wajah dengan Air Dingin
Saat kantuk menyerang, segera ke kamar mandi dan bilas wajah dengan air dingin.
Air dingin membantu melancarkan sirkulasi darah dan memberikan efek segar secara instan. Cara ini sederhana tetapi cukup efektif untuk mengembalikan konsentrasi.
3. Jaga Kualitas Tidur Malam
Kurang tidur menjadi penyebab utama ngantuk saat puasa.
Karena harus bangun sahur, usahakan tidur lebih awal agar kebutuhan istirahat tetap terpenuhi.
Hindari kebiasaan tidur kembali terlalu lama setelah sahur karena justru bisa membuat tubuh terasa lebih lesu.
Jika mengalami gangguan tidur berkepanjangan, konsultasikan dengan tenaga medis sebelum menggunakan obat tidur.
4. Lakukan Peregangan Setiap 1–2 Jam
Duduk terlalu lama membuat tubuh kaku dan mudah mengantuk.
Lakukan peregangan ringan seperti:
Memutar leher
Meregangkan tangan
Berdiri dan berjalan sebentar
Meluruskan punggung
Gerakan sederhana ini membantu meningkatkan aliran darah dan menjaga fokus.
5. Manfaatkan Waktu Istirahat dengan Bijak
Gunakan waktu istirahat untuk aktivitas ringan yang menyegarkan, seperti:
Berjalan santai
Mendengarkan musik
Mengobrol santai
Power nap 15–20 menit
Tidur siang singkat bisa membantu memulihkan energi tanpa mengganggu tidur malam.
Dengan pengaturan sahur yang tepat, istirahat cukup, dan aktivitas ringan di sela pekerjaan, rasa ngantuk saat puasa bisa dikendalikan sehingga produktivitas tetap terjaga. (cor)
Editor : Andi Chorniawan