Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

200 Anjing dan Kucing Divaksin, Kota Madiun Perkuat Status Bebas Rabies

E
Penulis: Erlita H❯
Pemkot Madiun siapkan 250 vaksin rabies. Setelah anjing dan kucing peliharaan, giliran hewan liar yang jadi target vaksinasi. FOTO: BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN
Pemkot Madiun siapkan 250 vaksin rabies. Setelah anjing dan kucing peliharaan, giliran hewan liar yang jadi target vaksinasi. FOTO: BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN

Jawa Pos Radar Madiun – Pemerintah Kota Madiun terus berkomitmen menjaga wilayahnya tetap bebas rabies.


Advertisement

Melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), kegiatan vaksinasi rabies kembali digelar tahun ini.

Momen ini sekaligus menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi ke-107 Kota Madiun.

Kepala Bidang Pertanian DKPP Kota Madiun Wahyu Niken Febrianti mengatakan, rabies adalah penyakit zoonosis yang sangat berbahaya karena bisa menular antarhewan dan dari hewan ke manusia.

Advertisement

"Ini adalah bentuk ikhtiar kami menjaga kesehatan hewan sekaligus kesehatan lingkungan. Pencegahan rabies adalah tanggung jawab bersama," terang Niken, Jumat (27/6).

Tahun ini, DKPP menyiapkan 250 dosis vaksin rabies.

Sebanyak 200 dosis disalurkan dalam kegiatan baksos kali ini, sedangkan 50 dosis sisanya disiapkan untuk peringatan Hari Rabies Sedunia pada 29 September 2025.

Advertisement

Yang menarik, pada tahap kedua nanti, sasarannya bukan lagi hewan peliharaan, melainkan hewan liar seperti kucing tanpa pemilik yang banyak berkeliaran di tempat umum.

“Kalau hewan peliharaan biasanya sudah terkontrol. Tapi yang lebih berisiko adalah hewan liar yang tidak terpantau,” jelas Niken.

DKPP juga mencatat adanya peningkatan anjing yang divaksinasi.

Tahun lalu hanya 10 ekor, sementara tahun ini mencapai 18 ekor, sisanya adalah kucing peliharaan.

Meski begitu, Kota Madiun saat ini masih dalam status bebas rabies.

Tidak ada laporan kasus positif hingga pertengahan 2025.

Tingkat kepatuhan warga dalam merawat dan memvaksinasi hewan peliharaan menjadi faktor penting dalam pengendalian rabies.

“Mudah-mudahan ke depan Kota Madiun tetap bebas rabies. Edukasi dan vaksinasi harus terus kami lakukan agar masyarakat tidak perlu khawatir,” pungkas Niken. (err/her)

Advertisement

Artikel Terkait

50 Hektare Sawah di Kota Madiun Terancam Kekurangan Air, DKPP Uji Coba Padi Gogo

50 Hektare Sawah di Kota Madiun Terancam Kekurangan Air, DKPP Uji Coba Padi Gogo

Sekitar 50 hektare sawah di Kota Madiun terancam kekurangan air. DKPP menyiapkan uji coba padi gogo seluas satu hektare di Manisraya.

5.368 Siswa SD-SMP di Kota Madiun Terima Seragam Gratis, Ada Bantuan Ongkos Jahit

5.368 Siswa SD-SMP di Kota Madiun Terima Seragam Gratis, Ada Bantuan Ongkos Jahit

Pemkot Madiun membagikan seragam gratis kepada 5.368 siswa SD-SMP. Sebanyak 4.393 siswa sekolah negeri juga mendapat ongkos jahit Rp 300 ribu.

Pohon Tumbang Ancam Pengguna Jalan di Kota Madiun, BPBD Siaga 24 Jam

Pohon Tumbang Ancam Pengguna Jalan di Kota Madiun, BPBD Siaga 24 Jam

Hujan angin memicu pohon tumbang di Pilangbango dan Kanigoro, Kota Madiun. BPBD menyiagakan personel 24 jam menghadapi cuaca ekstrem.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer