Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Seleksi MPFC Diikuti 67 Pemain, Mayoritas dari Madiun

H
Penulis: Hengky Ristanto❯
Sebanyak 67 pemain mengikuti seleksi awal calon pemain Madiun Putra FC di Lapangan Sogaten, kemarin (2/11). Seleksi tahap awal masih tanpa pelatih kepala. BAGAS BIMANTARA/JAWA POS RADAR MADIUN
Sebanyak 67 pemain mengikuti seleksi awal calon pemain Madiun Putra FC di Lapangan Sogaten, kemarin (2/11). Seleksi tahap awal masih tanpa pelatih kepala. BAGAS BIMANTARA/JAWA POS RADAR MADIUN

Jawa Pos Radar Madiun – Madiun Putra FC (MPFC) resmi mendaftar kompetisi Liga 4 Jawa Timur 2025.


Advertisement

Berkas pendaftaran dikirim tepat pukul 22.59 WIB, satu menit sebelum batas waktu penutupan pada 30 Oktober lalu.

Manajer MPFC Dea Radia Republica menyebut langkah itu menjadi bentuk konsistensi klub sekaligus menghindari sanksi Asprov PSSI Jatim.

’’Kami kirim berkas satu menit sebelum sistem ditutup,’’ ujarnya, kemarin (2/11).

Advertisement

Saat ini, manajemen tengah mematangkan susunan pelatih dan skuad pemain.

Negosiasi dengan sejumlah calon pelatih masih berlangsung.

’’Ada tiga nama pelatih dari luar kota. Kota Madiun belum memiliki pelatih berlisensi B AFC,’’ jelas Dea.

Advertisement

Nama yang dipertimbangkan antara lain Edi Sutrisno dari Malang dan Maura Hally dari Surabaya.

Namun, keputusan akhir masih menunggu hasil rapat manajemen.

Sementara itu, seleksi pemain tahap awal mulai digelar di Lapangan Sogaten, kemarin.

Sebanyak 67 pemain mengikuti proses seleksi.

’’Ada yang dari Papua, tapi sebagian besar pemain lokal Madiun,’’ ujarnya.

Hasil seleksi awal akan dikerucutkan menjadi 22 pemain untuk mengikuti latihan rutin bersama pelatih kepala baru.

’’Sistemnya promosi-degradasi. Artinya, masih bisa keluar-masuk sesuai kebutuhan tim,’’ terang Dea.

Seleksi sementara digelar tanpa pelatih kepala.

Namun, sejumlah pelatih lokal dan anggota Exco Askot PSSI Kota Madiun turut membantu pemantauan di lapangan.

Terkait pendanaan, Dea menegaskan seluruh biaya operasional klub ditanggung bersama suporter MPFC.

’’Manajemen dan pembagian peran juga akan melibatkan teman-teman suporter,’’ pungkasnya. (err/her)

Advertisement

Artikel Terkait

Persekama Absen dari Piala Soeratin U-17 Jatim 2026, Terkendala Vakumnya Askab PSSI

Persekama Absen dari Piala Soeratin U-17 Jatim 2026, Terkendala Vakumnya Askab PSSI

Persekama Kabupaten Madiun dipastikan absen dari Piala Soeratin U-17 Jatim 2026 karena belum terbentuknya kepengurusan Askab PSSI.

Jelang Piala Soeratin Jatim 2026, PSM U-17 Uji Kekuatan di Gerindra Cup

Jelang Piala Soeratin Jatim 2026, PSM U-17 Uji Kekuatan di Gerindra Cup

PSM Madiun U-17 mengikuti Gerindra Cup Kediri sebagai ajang pemanasan menuju Piala Soeratin U-17 Jatim 2026.

HUT ke-97 PSM Madiun, Suporter Gaungkan Mimpi Banteng Wilis Pulang Kandang

HUT ke-97 PSM Madiun, Suporter Gaungkan Mimpi Banteng Wilis Pulang Kandang

PSM Madiun merayakan HUT ke-97. Suporter dan manajemen sama-sama menggaungkan kebangkitan serta harapan Banteng Wilis kembali bermarkas di Kota Madiun.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer