Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Harga Beras SPHP di Madiun Terkendali, Bulog Buka Posko Pendekar di PBM

E
Penulis: Erlita H❯
Pemimpin Cabang Perum Bulog Madiun Agung Sarianto memantau ketersediaan dan stabilitas harga beras SPHP di Pasar Besar Madiun, Rabu (24/12). BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN
Pemimpin Cabang Perum Bulog Madiun Agung Sarianto memantau ketersediaan dan stabilitas harga beras SPHP di Pasar Besar Madiun, Rabu (24/12). BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN

Jawa Pos Radar Madiun – Stok dan harga bahan pokok di Madiun terpantau aman menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.


Advertisement

Kepastian tersebut diperoleh setelah Perum Bulog Kantor Cabang Madiun bersama Dinas Perdagangan melakukan pemantauan langsung di Pasar Besar Madiun (PBM), Rabu (24/12).

Pemimpin Cabang Perum Bulog Madiun Agung Sarianto mengatakan, pemantauan dilakukan untuk memastikan ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok selama libur akhir tahun.

Fokus pengawasan diarahkan pada komoditas strategis seperti beras SPHP, gula, dan minyak goreng.

Advertisement

“Stok kami pastikan aman hingga awal Januari. Harga juga masih terkendali di bawah HET,” ujarnya.

Hasil pemantauan menunjukkan harga beras SPHP di PBM dijual Rp 60 ribu per lima kilogram atau Rp 12 ribu per kilogram.

Harga tersebut masih berada di bawah HET beras SPHP sebesar Rp 12.500 per kilogram.

Advertisement

Sementara itu, Minyakita tercatat Rp 18.500 per kemasan, gula GMM Rp 17.500, dan beras Sentra Ramos Rp 72.500 per lima kilogram.

Agung mengungkapkan, permintaan beras SPHP menjelang akhir tahun mengalami peningkatan cukup signifikan.

Penyaluran harian kini mencapai 100–150 ton per hari, meningkat dibanding hari normal yang berkisar 70–80 ton per hari.

Bahkan, penyaluran sempat menyentuh angka 200 ton per hari untuk seluruh wilayah kerja Cabang Bulog Madiun.

“Permintaan datang dari pedagang pasar dan luar pasar. Namun pasar tradisional tetap kami prioritaskan sebagai pengendali harga,” jelasnya.

Meski terjadi peningkatan permintaan, Bulog tetap memberlakukan pembatasan pemesanan maksimal dua ton per pedagang.

Namun, apabila stok habis dalam satu hari, pedagang diperbolehkan kembali melakukan pemesanan.

Untuk memperkuat pengendalian harga dan menjaga ketersediaan pangan, Bulog bersama Pemkot Madiun membuka Posko Pendekar (Pengendalian Ekonomi Kerakyatan) di PBM.

Posko tersebut menyediakan beras SPHP, beras premium, gula, dan minyak goreng bagi masyarakat.

“Tidak perlu panic buying. Kami siap memenuhi kebutuhan pangan masyarakat,” tegas Agung.

Di sisi lain, salah satu pedagang PBM, Windarti, menyebut penjualan menjelang Nataru masih cenderung normal.

Bahkan, daya beli masyarakat dinilai menurun dibandingkan tahun sebelumnya.

“Stok beras banyak, tapi pembeli belum naik. Penjualan turun sekitar 50 persen,” keluhnya. (err/her)

Advertisement

Artikel Terkait

Gerakan Pangan Murah Ponorogo, Beras SPHP Rp 57.500 dan Telur Rp 21 Ribu

Gerakan Pangan Murah Ponorogo, Beras SPHP Rp 57.500 dan Telur Rp 21 Ribu

Gerakan Pangan Murah Ponorogo menjual beras SPHP Rp 57.500 per 5 kg dan telur Rp 21 ribu per kg tanpa subsidi pemkab.

Serapan Beras Bulog Madiun Tembus 86.402 Ton, Lampaui Target hingga 111,84 Persen

Serapan Beras Bulog Madiun Tembus 86.402 Ton, Lampaui Target hingga 111,84 Persen

Bulog Madiun mencatat pengadaan beras 86.402 ton atau 111,84 persen dari target. Capaian didukung kolaborasi pemda, petani, dan penggilingan.

Stok MinyaKita Madiun-Ngawi Tembus 300 Ribu Liter, Pasar Digelontor Tiap Pekan

Stok MinyaKita Madiun-Ngawi Tembus 300 Ribu Liter, Pasar Digelontor Tiap Pekan

Bulog Madiun memastikan stok MinyaKita untuk Madiun-Ngawi aman sebanyak 300 ribu liter. Distribusi rutin menyasar pasar tradisional.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer