Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Target Serapan Jagung Bulog Madiun Meleset, Tapi Jadi Tertinggi se-Jatim

E
Penulis: Erlita H❯
SERAPAN: Jagung pipil hasil panen petani diserap Bulog Madiun untuk mendukung cadangan jagung pemerintah dan stabilisasi harga pakan ternak. DOK RADAR MADIUN
SERAPAN: Jagung pipil hasil panen petani diserap Bulog Madiun untuk mendukung cadangan jagung pemerintah dan stabilisasi harga pakan ternak. DOK RADAR MADIUN

Jawa Pos Radar Madiun – Serapan jagung pipil oleh Perum Bulog Cabang Madiun sepanjang 2025 meleset dari target.


Advertisement

Badan usaha milik negara yang mengurusi logistik pangan tersebut hanya mampu menyerap 1.455 ton jagung.

Pemimpin Perum Bulog Cabang Madiun Agung Sarianto mengatakan, meski belum memenuhi target, capaian tersebut justru menjadi yang tertinggi di Jawa Timur.

Bahkan, realisasi tahun lalu bakal menjadi acuan dalam penentuan target serapan jagung 2026.

Advertisement

“Alhamdulillah serapan jagung Bulog Madiun tercatat nomor satu di Jatim. Karena itu, ada kemungkinan target 2026 akan dinaikkan,” ujarnya, kemarin (7/1).

Namun demikian, pihaknya masih menunggu ketetapan resmi dari kantor pusat terkait target serapan tahun depan.

Menurut Agung, pada 2025 produksi pertanian di wilayah kerja Bulog Madiun, khususnya Ngawi dan Kabupaten Madiun, masih didominasi komoditas padi.

Advertisement

Jagung masih menjadi komoditas kedua atau tambahan.

Berbekal pengalaman tahun sebelumnya, Bulog Madiun telah menginventarisasi petani jagung serta pengusaha pengering jagung binaan.

Langkah tersebut membuat proses serapan jagung dapat dimulai sejak awal tahun.

“Pengusaha pengering jagung dan pengering gabah itu berbeda. Orangnya juga berbeda. Jadi insyaallah bisa berjalan parsial dan tidak saling mengganggu,” jelasnya.

Sementara itu, realisasi serapan jagung di Kota Madiun relatif kecil karena keterbatasan lahan pertanian.

Sepanjang 2025, Bulog hanya menyerap sekitar 15 ton jagung.

Pasokan tersebut berasal dari dukungan Polres Madiun Kota serta lahan milik Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP). (err/her)

Advertisement

Artikel Terkait

200 Siswa SMP di Kota Madiun Belajar Bertani di Lahan Satu Hektare, Tanam Cabai di Kampung Jepang

200 Siswa SMP di Kota Madiun Belajar Bertani di Lahan Satu Hektare, Tanam Cabai di Kampung Jepang

Sekitar 200 siswa SMP di Kota Madiun menanam cabai di lahan satu hektare Kampung Jepang. Kegiatan berlanjut hingga perawatan dan panen.

Pemkab Pacitan Luncurkan Kampung Pangan Lestari di Nitikan, Targetkan Kemandirian Pangan Keluarga

Pemkab Pacitan Luncurkan Kampung Pangan Lestari di Nitikan, Targetkan Kemandirian Pangan Keluarga

Sebanyak 120 KK di Dusun Nitikan, Pacitan, didorong menanam sayuran di pekarangan melalui program percontohan Kampung Pangan Lestari.

Serapan Beras Bulog Madiun Tembus 86.402 Ton, Lampaui Target hingga 111,84 Persen

Serapan Beras Bulog Madiun Tembus 86.402 Ton, Lampaui Target hingga 111,84 Persen

Bulog Madiun mencatat pengadaan beras 86.402 ton atau 111,84 persen dari target. Capaian didukung kolaborasi pemda, petani, dan penggilingan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer