Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kabel Internet Semrawut Dirapikan, Provider di Madiun Dikasih Waktu 2 Minggu

H
Penulis: Hengky Ristanto❯
PENERTIBAN: Diskominfo Kota Madiun mulai merapikan dan memotong kabel jaringan internet milik provider yang semrawut di Jalan Panglima Sudirman, kemarin (9/1). BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN
PENERTIBAN: Diskominfo Kota Madiun mulai merapikan dan memotong kabel jaringan internet milik provider yang semrawut di Jalan Panglima Sudirman, kemarin (9/1). BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN

Jawa Pos Radar Madiun – Penataan kabel jaringan internet yang semrawut di Kota Madiun mulai dijalankan.


Advertisement

Perintah Wali Kota Madiun Maidi untuk menertibkan jaringan milik belasan provider yang absen dalam rapat koordinasi (rakor) resmi kini masuk tahap aksi di lapangan.

Kemarin (9/1), Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Madiun melakukan perapian dan penertiban kabel udara di ruas Jalan Panglima Sudirman dan Jalan Dr. Sutomo.

Kabel-kabel fiber optik yang terpasang ruwet dipotong dan diturunkan secara bertahap.

Advertisement

Kabid Pengelolaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Diskominfo Kota Madiun Tunggul Priyono menjelaskan, penataan jaringan masih menghadapi kendala keterbatasan jalur bawah tanah.

Hingga kini, jalur crossing dan ducting kabel belum tersedia merata di seluruh ruas jalan kota.

“Jalur kabel bawah tanah masih terbatas, termasuk crossing-nya. Ini yang menjadi kendala utama dalam penataan,” ujarnya.

Advertisement

Meski demikian, Diskominfo tetap memberi tenggat tegas.

Para provider diberi waktu dua minggu untuk menurunkan kabel udara ke jalur bawah tanah atau box culvert yang telah disiapkan pemkot.

Jika hingga batas waktu tersebut masih ditemukan kabel menggantung di udara, penertiban lanjutan akan dilakukan dengan pemutusan jaringan.

“Setelah dua minggu, kalau masih ada kabel yang belum diturunkan, akan kami putus kabel udaranya,” tegas Tunggul.

Selama ini, Diskominfo masih menemukan praktik pemasangan kabel baru di udara tanpa diikuti penertiban kabel lama.

Kondisi tersebut membuat jumlah kabel semakin menumpuk dan merusak estetika kota.

Karena itu, penataan kali ini ditargetkan tuntas dan tidak setengah-setengah.

Dalam pelaksanaannya, Diskominfo menggandeng Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Madiun untuk memastikan kesiapan jalur bawah tanah.

Sekitar 10 provider internet tercatat terlibat dalam koordinasi penataan kabel di kawasan tersebut.

“Ini langkah bersama agar jaringan rapi, aman, dan tidak merusak wajah kota,” pungkasnya. (err/her)

Advertisement

Artikel Terkait

Kabel Internet Jerat Leher Pemotor di Ponorogo, Diskominfo Peringatkan Pihak Provider

Kabel Internet Jerat Leher Pemotor di Ponorogo, Diskominfo Peringatkan Pihak Provider

Kabel internet menjerat leher pemotor di Ponorogo. Diskominfo mengaku sudah berulang kali memperingatkan provider dan akan mengevaluasi izin.

Ada Kongkalikong? Pemilik Motor GL100 di Kebonsari Madiun Mengaku Kenal Pelaku Penipuan

Ada Kongkalikong? Pemilik Motor GL100 di Kebonsari Madiun Mengaku Kenal Pelaku Penipuan

AD (24) asal Magetan curiga menjadi korban komplotan penipuan segitiga di Kebonsari, Madiun, usai pemilik motor kedapatan kongkalikong dengan pelaku daring.

Penipuan Jual Beli Motor di Kebonsari Madiun: Pemilik Bohongi Pembeli, Uang Rp 8 Juta Amblas

Penipuan Jual Beli Motor di Kebonsari Madiun: Pemilik Bohongi Pembeli, Uang Rp 8 Juta Amblas

Seorang pemuda asal Magetan menjadi korban penipuan segitiga saat membeli motor Honda GL100 di Kebonsari, Madiun. Korban merugi Rp 8,5 juta dan menduga ada kongkalikong komplotan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer