Jadi Pelopor KSRG di Jawa Timur, SMPN 13 Madiun Sukses Integrasikan Kelas Coding

Jawa Pos Radar Madiun - Keberanian melakukan lompatan besar dalam pemanfaatan teknologi membawa SMPN 13 Madiun ke jajaran elite sekolah digital nasional.
Sekolah ini berhasil membuktikan bahwa transformasi digital tidak sekadar mengubah media belajar dari kertas ke layar,
melainkan merombak kultur akademis secara menyeluruh, terukur, dan berdaya saing global.
Manifestasi nyata dari komitmen tersebut mengantarkan SMPN 13 Madiun resmi menyandang status sebagai Kandidat Sekolah Rujukan Google (KSRG).
Predikat ini menjadikan mereka sebagai sekolah negeri pertama di Jawa Timur sekaligus yang kedua di Indonesia
yang dinilai siap mengintegrasikan teknologi Google Workspace for Education secara mendalam ke dalam sistem pembelajaran blended learning harian.
"Penghargaan ini merupakan buah dari konsistensi seluruh warga sekolah dalam membangun budaya belajar modern.
Baca Juga: Ratusan Pelajar Ramaikan Exmud Party 2026, Ajang Kreativitas yang Siapkan Generasi Digital
Kami mengoptimalkan teknologi untuk mendongkrak kualitas mutu pendidikan," terang Kepala SMPN 13 Madiun, Anik Suyatni.
Akselerasi digital di sekolah ini bertumpu pada formula penguatan kapasitas guru yang sistematis.
Melalui program Sama Satopi (Satu Mata Pelajaran Satu Topik Pelatihan Mandiri) yang berbasis data Rapor Pendidikan, kompetensi guru dievaluasi berkala.



