Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Silpa APBD 2025 Kota Madiun Membengkak, DPRD Minta Pemkot Segera Evaluasi

E
Penulis: Erlita H❯
SOROTAN DPRD: Seluruh fraksi DPRD Kota Madiun menyoroti tingginya Silpa APBD 2025 dalam rapat paripurna dan meminta pemerintah kota mengevaluasi penyerapan anggaran serta mengoptimalkan pemanfaatan aset daerah. BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN
SOROTAN DPRD: Seluruh fraksi DPRD Kota Madiun menyoroti tingginya Silpa APBD 2025 dalam rapat paripurna dan meminta pemerintah kota mengevaluasi penyerapan anggaran serta mengoptimalkan pemanfaatan aset daerah. BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN

Advertisement

Jawa Pos Radar Madiun – Seluruh fraksi DPRD Kota Madiun menyoroti membengkaknya sisa lebih pembiayaan anggaran (Silpa) APBD 2025 yang nilainya melampaui target dalam Perda APBD 2026 sebesar Rp130 miliar.

Persoalan tersebut menjadi salah satu sorotan utama dalam rapat paripurna penyampaian pemandangan umum fraksi DPRD, kemarin (10/7).

Ketua DPRD Kota Madiun Armaya meminta Pemkot Madiun segera mengevaluasi penyebab tingginya Silpa. 

Advertisement

Menurutnya, percepatan pelaksanaan program perlu menjadi perhatian agar penyerapan anggaran lebih optimal dan tidak kembali menyisakan Silpa dalam jumlah besar.

"Hari ini (kemarin) akan kami bahas tindak lanjutnya agar ke depan pelaksanaan anggaran bisa lebih baik," ujarnya.

Armaya mengatakan, DPRD bersama pemerintah kota akan membahas secara khusus berbagai catatan dalam pelaksanaan APBD 2025, termasuk penyebab tingginya Silpa.

Advertisement

Dia menilai, pengelolaan keuangan daerah membutuhkan sinergi yang kuat antara eksekutif, legislatif, dan aparat penegak hukum agar seluruh proses pelaksanaan anggaran berjalan sesuai ketentuan.

"Semuanya harus bersinergi. Eksekutif, legislatif, dan yudikatif harus berjalan bersama agar pelaksanaan anggaran tetap sesuai aturan dan regulasi," katanya.

Menurut Armaya, berbagai pertanyaan yang disampaikan fraksi merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPRD terhadap kinerja pemerintah daerah.

Dia mengakui masih terdapat sejumlah capaian yang patut diapresiasi, namun juga ada kekurangan yang harus segera dibenahi.

Advertisement

Artikel Terkait

DPRD Kabupaten Madiun Bedah Silpa Rp 210,94 Miliar, OPD Dipanggil untuk RDP

DPRD Kabupaten Madiun Bedah Silpa Rp 210,94 Miliar, OPD Dipanggil untuk RDP

DPRD Kabupaten Madiun akan memanggil OPD dalam RDP untuk mengkaji pemanfaatan Silpa APBD 2025 sebesar Rp210,94 miliar.

DPRD Kota Madiun Cermati Penurunan TKD, Nasib Program Pembangunan Belum Dipastikan

DPRD Kota Madiun Cermati Penurunan TKD, Nasib Program Pembangunan Belum Dipastikan

DPRD Kota Madiun mencermati potensi penurunan TKD 2027. Penyesuaian anggaran menunggu kepastian pendapatan daerah dan dana pusat.

Pendapatan Kota Madiun 2027 Diproyeksikan Turun Rp 178 Miliar, RAPBD Defisit Rp 53 Miliar

Pendapatan Kota Madiun 2027 Diproyeksikan Turun Rp 178 Miliar, RAPBD Defisit Rp 53 Miliar

Pendapatan Kota Madiun dalam RAPBD 2027 diproyeksikan Rp 930,2 miliar, turun sekitar Rp 178 miliar. Defisit Rp 53 miliar direncanakan ditutup Silpa.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer