Plt Wali Kota Madiun Bedah Anggaran OPD 2027, Setiap Program Wajib Berdampak

JAWA POS RADAR MADIUN – Rencana anggaran organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkot Madiun untuk 2027 diperiksa satu per satu.
Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun meminta setiap program memiliki tujuan dan dampak terukur bagi masyarakat, bukan sekadar menghabiskan anggaran.
Evaluasi dilakukan melalui pembahasan atau desk anggaran bersama masing-masing OPD sejak Senin (19/10/2026).
Setiap kepala OPD diminta menjelaskan persoalan yang melatarbelakangi usulan kegiatan, langkah penanganan, hingga hasil yang ditargetkan.
’’Apa yang dianggarkan teman-teman itu harus jelas. Subkegiatan ini problemnya apa, kemudian akan diintervensi seperti apa,’’ ujar Bagus, Selasa (20/10/2026).
Bagus menegaskan, pembahasan anggaran tidak boleh hanya berfokus pada besaran dana yang diajukan.
Setiap OPD harus mampu menguraikan keluaran kegiatan (output), hasil (outcome), dan dampak (impact) yang ingin dicapai.
’’Kita lihat output-nya apa, outcome-nya apa, impact-nya apa, baru ngomong duit,’’ tegasnya.
Menurut dia, alokasi anggaran untuk masing-masing OPD memang telah tersedia.
Namun, setiap usulan tetap harus memiliki dasar kebutuhan dan manfaat yang jelas sebelum dilaksanakan.



