Waspadai Maraknya Modus Penipuan di Internet, Devina Rozani Tekankan Pentingnya Tabayyun

Jawa Pos Radar Madiun – Ancaman kejahatan di era digital kini kian bertransformasi melalui beragam modus manipulatif yang kerap mengecoh para peselancar dunia maya.
Kelengahan dalam mengklik sebuah alamat situs di aplikasi percakapan maupun media sosial bisa berujung fatal jika tidak dilandasi kewaspadaan dan kecerdasan literasi siber.
Isu keamanan digital tersebut dibedah secara lugas oleh Devina Rozani Kstariawan pada panggung Grand Final Festival Dai Cilik 2026 tingkat SMP/MTs di Atrium Plaza Madiun, Sabtu (24/10).
Baca Juga: Daffa Arya Soroti Maraknya Ujaran Kebencian dan Berita Bohong, Remaja Harus Berlandaskan Iman
Tampil mewakili SMPN 1 Madiun, Devina langsung mengingatkan para hadirin dan dewan juri kehormatan akan bahaya penipuan daring yang kian marak mengintai masyarakat.
"Saat ini kasus penipuan di dunia maya semakin marak terjadi. Kita harus ekstra waspada, jangan asal mengklik tautan atau link sembarangan yang dikirim orang tidak dikenal, karena bisa jadi itu adalah jebakan phishing yang membahayakan data pribadi kita," terang Devina di atas panggung.
Siswi SMPN 1 Madiun ini menegaskan bahwa selain kehati-hatian teknis dalam menggunakan gawai, integritas kepribadian dan akhlak mulia tetap menjadi benteng paling utama dalam membimbing perilaku berselancar di jagat maya.
"Di balik kecanggihan teknologi, kunci keselamatannya tetap ada pada diri kita sendiri. Jaga akhlak, jangan sampai kita menjadi pelaku yang merugikan orang lain, dan senantiasa pasang sikap teliti agar tidak menjadi korban kejahatan di dunia maya," tegasnya. (*)



