Jawa Pos Radar Madiun - Seperti halnya Indonesia, street food India ternyata juga menggugah selera.
Banyak jajanan khas India yang bisa ditemukan di Indonesia. Misalnya samosa atau pastri goreng berbentuk segitiga.
Isinya berupa kentang rebus berbumbu rempah-rempah dicampur kacang kapri, bawang bombai, daun ketumbar, dan kadang-kadang paneer.
Penulis pernah melihat penjual samosa saat Ramadan lalu di sekitar Jalan Kapuas Kota Madiun.
Selain samosa, juga ada Jalebi. Makanan khas India ini memiliki rasa manis. Adonan jelebi yang telah digoreng biasanya direndam dalam situp gula.
Pecinta makanan khas India juga bisa menikmati Pani Puri. Selain disediakan di restoran, pani puri juga mudah ditemukan di jalanan India.
Kudapan ini berbentuk bola-bola kecil yang renyah dan berongga. Bisanya di bagian tengah dilubangi dan diberi air asam dan berbagai isian.
Berikut jajanan India populer yang bisa dicoba di restoran India yang ada di Indonesia.
1. Dosa
Hidangan lezat yang terbuat dari adonan beras dan lentil yang difermentasi.
2. Vada
Camilan gorengan renyah yang terbuat dari lentil yang digiling dan dibumbui.
3. Bhel Puri
Campuran nasi puffed, sayuran, dan berbagai saus.
4. Kathi Roll
Roti pipih yang diisi dengan berbagai macam isian.
5. Kulfi
Es krim India yang kaya rasa dan teksturnya.
6. Lassi
Minuman tradisional India yang terbuat dari yogurt.
7. Masala Chai
Teh India yang kaya rempah-rempah.
Untuk minuman masala chai atau teh asli India ini banyak selebritis Indonesia yang tertarik mengkonsumsinya.
Misalnya, Nagita Slavina dan putra keduanya, Rayyanza Malik Ahmad atau biasa disapa Cipung yang suka minum masala chai jenis karak chai.
Itu teh kental yang terbuat dari campuran teh hitam, susu dan rempah-rempah seperti kapulaga dan jahe.
Teh hitam yang digunakan sebagai bahan utama karak chai mengandung antioksidan, polifenol dan flavonoid yang berfungsi mengurangi peradangan.
Manfaat lainnya yakni memingkatkan kesehatan jantung serta usus dan menurunkan risiko stroke.
Sementara, rempah-rempah di dalam karak chai seperti jahe dan kapulaga, memiliki sifat antibakteri, yang membantu mencegah masalah pencernaan.
Selain itu, jahe juga bersifat anti-inflamasi yang dapat membantu pencernaan dengan meningkatkan sirkulasi oksigen di organ pencernaan.
Di sisi lain, kapulaga merupakan sumber vitamin C yang populer dan telah digunakan dalam pengobatan Tibet selama berabad-abad. (aan)
Editor : Mizan Ahsani