Jawa Pos Radar Madiun – Labu kuning bukan hanya kaya rasa, tapi juga sarat manfaat.
Kandungan vitamin A yang tinggi, serat, dan antioksidan menjadikannya bahan pangan yang layak dikonsumsi rutin.
Salah satu cara terbaik untuk mempertahankan nutrisinya adalah dengan mengukus.
Metode ini tidak hanya mudah, tapi juga menjadikan labu kuning tetap lembut dan lezat.
Berikut ini tiga cara mengukus labu kuning agar hasilnya lebih menggoda, cocok untuk camilan sehat maupun pelengkap makan siang.
1. Mengukus Labu Kuning Tradisional
Metode paling umum ini cocok untuk Anda yang ingin menikmati rasa asli dari labu kuning.
Tanpa tambahan bahan apa pun, labu tetap terasa manis dan lembut.
Cara membuat:
Potong labu kuning sesuai selera, buang bijinya, lalu cuci bersih.
Didihkan air dalam kukusan, lalu letakkan potongan labu di atas saringan.
Kukus selama 15–20 menit hingga empuk. Sajikan hangat.
Labu kukus biasa sangat cocok untuk MPASI bayi, menu diet, atau dijadikan campuran kue.
2. Mengukus dengan Taburan Kelapa Parut
Kalau ingin cita rasa lebih gurih dan bertekstur, campurkan kelapa parut saat proses mengukus.
Hasilnya? Camilan tradisional sehat tanpa tambahan gula yang tetap bikin nagih.
Cara membuat:
Kukus potongan labu selama beberapa menit hingga setengah matang.
Taburkan kelapa parut di atasnya (pilih kelapa muda untuk rasa lebih lembut).
Ingin rasa gurih ringan tanpa santan atau minyak? Coba tambahkan sedikit garam pada labu sebelum dikukus.
Metode ini bisa memunculkan rasa alami labu dan cocok jadi lauk pendamping.
Cara membuat:
Taburkan garam secukupnya pada potongan labu yang telah dibersihkan.
Kukus selama 15 menit hingga matang dan empuk.
Labu kukus asin ini cocok untuk pendamping nasi atau lauk rebusan lain.
Dengan bahan sederhana dan proses cepat, Anda bisa menikmati labu kukus dalam berbagai rasa—manis, gurih, hingga kombinasi keduanya.
Olahan ini juga cocok bagi yang sedang diet, menghindari minyak, atau membutuhkan camilan sehat untuk keluarga. (ebo/cor)
Editor : Andi Chorniawan